Forgot Password Register

Headlines

Untung Jual Minyak Mentah, ESDM Berencana Tambah Subdisi Solar

Ilustrasi (Foto:Pantau.com/Fery Heryadi) Ilustrasi (Foto:Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah mengkaji usulan penambahan subsidi untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) khususnya solar.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyarankan kepada Pertamina mengusulan tambahan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar sebesar Rp 1000 per liter, atau menjadi Rp 1500 per lite.

"Usulan tambahan subsidi solar sudah disampaikan kepada Kementerian Keuangan dan sedang dalam proses perhitungan oleh tim dari Kementerian Keuangan serta bagaimana mekanismenya," ujar Agung Pribadi, Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM, di Jakarta Rabu (16/5/2018).

Baca juga: Menperin Sebut Defisit Neraca Perdagangan Imbas dari Impor Bahan Baku

Agung menambahkan, jika sudah dikaji oleh Kementerian Keuangan, baru selanjutnya akan ditelaah bersama dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

"Kalau sudah selesai dari Kemenkeu, nanti akan dibawa ke DPR dan dikaji bersama-sama," ujarnya.

Tambahan subsidi ini, kata Agung, diusulkan karena Pertamina menyalurkan BBM tanpa ada perubahan harga, meskipun harga minyak mentah dunia sedang melonjak.

Dana untuk subsidi tambahan solar tersebut berasal dari keuntungan penjualan lifting minyak mentah bagian pemerintah (government take) yang dijual, karena kenaikan harga minyak mentah dunia.

Baca juga: Berimbas ke Pariwisata, 12 Negara Keluarkan Travel Advisory

Agung menuturkan, Menteri Keuangan Sri Mulyani sendiri telah memberikan lampu kuning bagi usulan penambahan subsidi ini.

"Ibu Sri Mulyani menyampaikan bahwa defisit APBN masih diperkirakan di bawah 2,19 persen, kenaikan dari penerimaan yang berasal dari minyak maupun dari nilai tukar," ungkapnya.

Perubahan itu akan sebagian dialokasikan bagi kenaikan subsidi BBM dan juga dari sisi mengkompensasi Pertamina dan PLN yang harus melakukan penugasan di dalam melaksanakan subsidi.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More