Forgot Password Register

Usai Asian Games 2018, Menpora Pastikan Venue Tak Terbengkalai

Stadion Utama Gelora Bung Karno. (Foto: Situs resmi GBK) Stadion Utama Gelora Bung Karno. (Foto: Situs resmi GBK)

Pantau.com - Sejak resmi ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan Asian Games 2018, Indonesia langsung berbenah untuk mempersiapkan diri menjadi tuan rumah yang baik pada penyelenggaraan multievent empat tahunan tersebut di Jakarta dan Palembang.

Sejumlah venue pertandingan terutama yang ada di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) langsung dipercantik untuk menyambut 45 negara Asia.

Namun, pertanyaan pun muncul. Bagaimana nasib venue-venue yang menelan biaya triliunan rupiah itu selanjutnya. Jadi apa venue tersebut setelah Asian Games 2018.

Baca Juga: Kapolri: Asian Games Bisa Redakan Panasnya Politik Indonesia

Pasalnya, berkaca dari pengalaman Brasil dalam menjadi tuan rumah Piala Dunia 2014, negeri Samba saat itu merenovasi sejumlah stadion sepakbola mereka. Tapi, banyak stadion yang kini terbengkalai usai penyelenggaraan Piala Dunia tersebut.

Meski begitu, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menegaskan hal seperti itu tidak akan terjadi di Indonesia. Mengingat masih ada penyelenggaraan Asian Para Games 2018 yang berlangsung ada 3-16 Oktober 2018.

Selain itu, Menpora juga mengimbau kepada seluruh induk cabang olahraga (cabor) untuk membawa turnamen-turnamen internasional ke Indonesia.

“Ada Asian Para Games (setelah Asian Games), jadi sebagian besar venue Gelora Bung Karno akan dipakai, 2023 juga ada Kejuaraan Basket. Dan masing-masing cabor juga kami minta event apa pun (coba) bawa ke Indonesia," ungkap Imam dalam acara “Ngobrol Tempo Road to Asian Games”, di Hotel Le Meridien, Jakarta, Rabu (2/5/2018).

Baca Juga: Keren, Asian Games 2018 Bakal Hadir di Eropa dan Amerika

“Itu juga perintah Presiden Republik Indonesia ke kami semua. Setelah Asian Games infrastruktur yang ada tidak akan menganggur,” paparnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More