Forgot Password Register

UU Diloloskan, Siap-siap Pihak Berwenang 'Bebas' Akses Pesan Elektronik Terenkripsi

UU Diloloskan, Siap-siap Pihak Berwenang 'Bebas' Akses Pesan Elektronik Terenkripsi Ilustrasi sedang online. (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Industri teknologi komunikasi Australia menyatakan kemarahan mereka setelah pemerintah yang didukung oposisi meloloskan UU Pesan Terenkripsi. Melalui UU ini, pihak berwajib kini berwenang mengakses pesan-pesan elekronik warga yang dicurigai melanggar hukum.

Melalui UU ini pihak berwajib bisa memaksa perusahaan teknologi komunikasi untuk memberikan akses kepada pesan elektronik seseorang, melalui permintaan technical capability notices (TCN).

Oposisi Partai Buruh sebelumnya berkeras menolak RUU yang diajukan pemerintahan koalisi Partai Liberal dan Nasional. Namun mereka berbalik memberikan dukungannya pada menit-menit terakhir.

Ketua Communications Alliance John Stanton menuding UU ini sebagai kemenangan politik atas kebijakan publik. UU ini, kata dia, akan membawa dampak yang tak diinginkan terhadap reputasi keamanan berbisnis di Australia.

Baca juga: Film dari Lebanon dan Meksiko Masuk dalam Nominasi Golden Globe 2018

Ilustrasi sosial media. (Foto: Pixbay)

Kalangan industri sebelumnya memperingatkan jika mereka dipaksa membuka akses ke pihak berwajib maka seluruh teknologi komunikasi buatan Australia tidak akan dipercaya lagi.

"Saya berharap perusahaan-perusahaan ini bisa pindah ke luar negeri sebelum mereka tercemar sebagai perusahaan Australia," kata Jones.

Hal senada disampaikan Francis Galbally, pimpinan salah satu perusahaan penyedia enkripsi bernama Senetas. Australia, katanya, selama ini dianggap sebagai negara paling terpercaya di dunia untuk produk-produk cybersecurity.

Hal itu akan rusak jika UU ini diloloskan. "UU ini menimbulkan persepsi ketidakpercayaan," katanya.

Chris Duell dari sebuah perusahaan start-up Elevio menilai UU ini sangat aneh. Meski perusahaannya tidak menangani data komunikasi, namun dia mengaku sejumlah pelanggannya di Eropa mulai mempertanyakan hal ini.

Pengajar cubersecurity Sarah Moran mengatakan kalangan industri komunikasi marah karena UU itu sangat terburu-buru. "Memberikan kunci ke pemerintah tidak akan menjadikan bisnis Anda mudah dijual ke para pelanggan," katanya.

Share :
Komentar :
James D

Privacy mulai terancam

Terkait

Read More