Pantau Flash
BI Prediksi Turis Muslim Akan Capai 158 Juta Orang Tahun Depan
Utang Luar Negeri Indonesia Menjadi 395,6 Miliar Dolar AS
Tol Terpeka Digratiskan Selama Sebulan
Tol Terpeka Diklaim Jadi Jalur Produktif Pulau Sumatera-Jawa
Rupiah Menguat 20 Poin, Kini di Angka Rp14.058-14.120

Video Viral Pria 'Dijebak Polisi' di Kalideres, Begini Faktanya Sebenarnya

Headline
Video Viral Pria 'Dijebak Polisi' di Kalideres, Begini Faktanya Sebenarnya Tangkapan layar rekaman CCTV detik-detik pria digerebek polisi diduga kurir narkoba. (Foto: Facebook)


Pantau.com - Beredar sebuah rekaman CCTV yang memperlihatkan seorang pria ditangkap polisi di Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat. Pria itu disebut-sebut dijebak oleh polisi dan dipaksa untuk mengaku sebagai pengedar narkoba.

Kapolsek Cengkareng Kompol Khoiri menjelaskan soal penangkapan pria yang belakangan diketahui berinisial AG. Peristiwa itu terjadi pada Selasa 5 November 2019 sekitar pukul 19.30 WIB.

"Jadi awalnya anggota kami menangkap seorang pengguna narkoba, kemudian kita usut siapa pengedarnya, dapatlah si A. Kemudian kami mendapat informasi bahwa jaringan ini menyuruh kurir untuk mengambil barang di lokasi yang viral itu," kata Kompol Khoiri.

Baca Juga: Video Seekor Kucing Selamatkan Nyawa Balita yang Nyaris Jatuh ke Tangga

Polisi selanjutnya mengembangkan penangkapan itu hingga akhirnya menangkap pelaku lain. Berdasarkan keterangan pelaku itu, diketahui bahwa dia dikendalikan jaringan dari lapas.

Informasi itu ditindaklanjuti dengan melakukan pengintaian di lokasi. Pada saat yang sama, polisi melihat AG tengah nongkrong di depan sebuah toko 'H Marmo'.

"Tidak jauh dari lokasi itu ada seseorang menggunakan HP yang gerak-geriknya mencurigakan, kita duga kurir," sambungnya.

Baca Juga: Video Detik-detik Septic Tank Meledak di Jatinegara yang Tewaskan Petugas

AG kemudian dibawa dan diinterogasi di Polsek Kalideres. Setelah melalui pemeriksaan intensif, akhirnya AG dilepaskan karena tidak terbukti sebagai pengedar.

"Setelah kita interogasi, ternyata dia di situ sedang download mencuri Wi-FI. Setelah diperiksa, ternyata memang tidak ada keterkaitan, maka kita lepaskan," jelasnya.

Menurut Khoiri, pihaknya telah melepaskan AG kurang dari 24 jam setelah penangkapan. Pihak keluarga juga sudah datang dan membuat pernyataan.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Yusuf Fadilah
Category
Visual

Berita Terkait: