Pantau Flash
Hasut Ujaran Kebencian ke Messi, Banding Presiden FA Palestina Ditolak CAS
Polisi Tetapkan 9 Tersangka Tambahan di Kasus Kerusuhan 21-22 Mei
Semester I-2019, Lapangan Migas Pertamina Lampaui Target Produksi
Marcus/Kevin Susul Hendra/Ahsan ke Semifinal Indonesia Open 2019
Wiranto Sebut Rekam Jejak FPI Sedang Ditelusuri Terkait Perpanjangan Izin

Viral! Polisi Acungkan Senjata Terhadap Satu Keluarga karena Boneka

Viral! Polisi Acungkan Senjata Terhadap Satu Keluarga karena Boneka Ilustrasi aksi polisi yang menuai kecaman. (Foto: Twitter/@girlsreallyrule)

Pantau.com - Departemen Kepolisian Phoenix memantik kecaman lantaran berlaku tidak profesional. Sebuah video yang beredar, memperlihatkan wacana pembunuhan terhadap satu keluarga.

Dikutip dari RT, Senin (17/6/2019), insiden itu sendiri terjadi pada 27 Mei, ketika Polisi Phoenix diminta toko Family Dolar lantaran adanya dugaan insiden pengutilan ketika seorang anak berusia empat tahun meninggalkan toko dengan sebuah boneka tanpa membayar.

Baca juga: Kegagalan Sistem Listrik, Seantero Argentina-Uruguay Gelap Gulita

Dan polisi pun mengejar satu keluarga, Dravon Ames (22) dan tunangannya Iesha Harper (24) yang saat itu bersama dengan dua putrinya, London Drake yang berusia satu tahun dan Island Drake yang berusia empat tahun.

Video dari tempat kejadian menunjukkan petugas menarik senjata mereka dan mengancam akan membunuh pasangan. Ames mengatakan para petugas menghentikannya setelah anaknya keluar dari Toko Dolar dengan boneka.

Baca juga: Pengakuan Istri PM Israel Selewengkan Dana Negara Melalui Katering

Tidak ada tuduhan mengutil terhadap pasangan itu, tetapi Ames didenda karena mengemudi dengan SIM yang ditangguhkan dan kendaraannya disita. Boneka yang menjadi soa tersebut akhirnya dikembalikan ke toko tersebut. 

Kepala polisi, Jeri Williams, mengatakan dia terganggu oleh bahasa dan tindakan dari petugasnya. 

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta
Category
Internasional

Berita Terkait: