Forgot Password Register

Pemerintah akan Tutup Warung Makan Jika Tak Sediakan Tempat Mencuci Tangan

Pemerintah akan Tutup Warung Makan Jika Tak Sediakan Tempat Mencuci Tangan Ilustrasi tempat cuci tangan (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Berkaca dari negara Eropa yang mengantisipasi masyarakatnya dari serangan penyakit kronis, membuat Dokter Kuncoro meminta pemerintah untuk menindak tegas warung makan yang tak menyediakan tempat pencucian tangan.

"Kita jangan tanggung-tanggung, di Eropa untuk hindari penyakit yang kronis. Jangan makan sembarangan kalau di warung atau restorannya tidak ada tempat pencuci tangan dengan sabun. Sekaligus low enforcement, kalau warung enggak ada (tempat cuci tangan), tutup saja," ujar Dokter Kuncoro dalam sebuah acara diskusi di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin, 15 Oktober 2018.

Hal ini penting dilakukan, mengingat penularan penyakit banyak dilakukan melalui telapak tangan kotor yang merupakan sarang kuman dan penyakit.

Tapi bukan berarti warung yang tidak memiliki tempat pencucian tangan lantas langsung ditutup, tapi bisa juga melalui peringatan dan penyuluhan terlebih dulu sebelum ditindak tegas.

"Itu lingkungan harus dirubah sedemikian rupa," ungkapnya.

Baca juga: Setelah Cuci Tangan lebih Baik Keringkan dengan Tisu atau Hand Dryer?

Tak hanya warung, rumah sakit pun penting untuk diberikan fasilitas tersebut secara memadai. Bahkan bila masyarakat belum tahu, itu menjadi tugas Humas rumah sakit untuk memberikan pengarahan.

"Setiap bangsal ada tempat cuci tangan tangan. Kalau publik belum tahu, memang Humasnya belum bagus. Bahkan di film apapun masalah itu diupayakan terus supaya tidak ada infiltrasi penularan kuman dengan tangan, bersinggungan dengan pasien," tuturnya.

Baca juga: Pernah Ada Rasa Sabun di Mulut? Ini Penyebabnya

Sementara itu, Dr Eni Gustina Direktur Kesehatan Keluarga, Kementerian Kesehatan RI mengatakan, data di Indonesia menunjukkan budaya cuci tangan masih amat minim, yakni masih berada di bawah angka 50 persen.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More