Forgot Password Register

Wakil Ketua DPR Minta Polisi Usut Tuntas e-KTP Tercecer

e-KTP yang tercecer di Bogor (Foto: Humas Polres Bogor) e-KTP yang tercecer di Bogor (Foto: Humas Polres Bogor)

Pantau.com - Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan, menuntut untuk segera diselesaikannya kasus e-KTP yang ditemukan tercecer di Bogor. Taufik menyoroti hal itu karena ada dugaan sabotase untuk memenangkan salah satu calon di kontestasi pemilihan kepala daerah, legislatif atau bahkan Pilpres 2019.

"Kalau benar sabotase ya harus diusut sampai tuntas siapa yang menyabotase dan siapa oknumnya harus dituntut secara hukum," ujar Taufik di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (28/5/2018).

Baca juga: Penampakan Ribuan e-KTP yang Tercecer di Bogor

Taufik mengatakan, peran e-KTP amatlah vital, karena tahun ini Indonesia tengah memasuki tahun politik. 

"Karena, e-KTP ini kan sangat sensitif dan selalu berulang terus kecenderungan konon mudah dimanfaatkan untuk hak warga negara untuk penerbitan hak warga negara untuk memilih di pesta demokrasi," katanya.

"Potensinya ke sana ada banyak. Ini juga masuk dokumen negara. Jangan dikira kemudian KTP orang rendahan, petani grass root yang kurang diperhatikan, tapi dia ini tetap warga negara kita. Punya hak pilih yang sama baik aktif maupun pasif sesuai perundang-undangan. Sehingga one man one vote one value," sambungnya.

Baca juga: e-KTP Tercecer di Bogor, Tjahjo: Pasti Ada Unsur Sabotase

Taufik juga menyoroti berbagai keanehan dalam penemuan e-KTP itu, bukan tanpa alasan ribuan e-KTP itu ditemukan di dalam gudang, padahal kata dia saat kartu identitas penduduk itu sudah kadaluarsa maka seharusnya dimusnahkan.

"Publik juga banyak bertanya kok disimpan di gudang segala macem. Kita juga kalau punya paspor kalau sudah tak berlaku saja dipotong paspornya. Buku bank tidak berlaku dipotong. Kartu kredit juga digunting," pungkasnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More