Forgot Password Register

Wali Kota Pasuruan Diperiksa KPK Soal Kasus Suap Pengadaan Barang dan Jasa

Wali Kota Pasuruan Diperiksa KPK Soal Kasus Suap Pengadaan Barang dan Jasa Wali Kota Pasuruan Setiyono di KPK (Foto: Antara/Sigid Kurniawan)

Pantau.com - Wali Kota Pasuruan Setiyono akan diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait perkara suap pengadaan barang dan jasa di Pemkab Pasuruan yang menyeret namanya menjadi tersangka.

"Yang bersangkutan akan diperiksa untuk tersangka WTH (staf Kelurahan Purutrejo Wahyu Tri Hardianto)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (7/11/2018). 

Baca juga: KPK: Wali Kota Pasuruan, Kepala Daerah ke-16 yang Terjaring OTT

Selain Setiyono, ada lima saksi lainnya yang juga akan dimintai keterangan sebagai saksi untuk Wahyu. Empat di antaranya merupakan pihak swasta yakni, Rusgiyanto, Mukti, Andi Wiyono, dan H. Fadholi. Satu saksi lainnya Kabag Layanan Pengadaan Kota Pasuruan Njoman Swasti.

Selain Setiyono dan Wahyu, KPK menetapkan dua tersangka lainnya dalam kasus ini. Yakni Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Pasuruan Dwi Fitri Nurcahyo dan kontraktor Muhammad Baqir. 

Baca juga: Kode Korupsi di Pasuruan: Campuran Semen, Apel, hingga Trio Kwek-kwek

Pada konstruksi perkaranya, Wali Kota Pasuruan Setiyono diduga menerima suap dari Baqir sebanyak Rp115 juta. KPK menyebut sejak awal sudah ada kesepakatan bahwa Setiyono akan menerima jatah 10 persen dari nilai proyek sebesar Rp2,2 miliar yang dikerjakan perusahaan Baqir di Pasuruan. 

Proyek yang dimaksud merupakan proyek belanja modal gedung dan bangunan pengembangan pusat layanan usaha terpadu pada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro di Pemkab Pasuruan. Anggaran proyek itu masuk pada anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) TA 2018. 

Share :
Komentar :

Terkait

Read More