Forgot Password Register

Headlines

'Warning' Apindo untuk Capres-Cawapres: Sektor Riil hingga TK Berpendidikan Rendah

Pesawat milik salah satu maskapai sedang menjalani perawatan rutin. (Foto: Pantau.com/Fery Heryadi) Pesawat milik salah satu maskapai sedang menjalani perawatan rutin. (Foto: Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com - Program yang dimiliki oleh kedua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang telah mendaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus dapat meningkatkan kinerja sektor riil nasional.

"Sektor keuangan biasanya sangat mengikuti sektor riil," kata Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani di Jakarta, Sabtu.

Untuk itu, ujar dia, sangat penting untuk memperhatikan kualitas dan kinerja sektor riil terutama pada bidang yang banyak menyerap lapangan kerja. Ia mengingatkan, banyak dari tenaga kerja yang ada di Indonesia merupakan lulusan sekolah menengah hingga sekolah dasar.

Baca juga: Pasca Pendaftaran Capres-Cawapres, ESDM Jamin Investasi Migas Tak Terganggu

Sebelumnya, terkait dengan sektor ketenagakerjaan, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri menyebutkan adanya tiga tantangan Indonesia dalam memperbaiki sumber daya manusia, salah satunya adalah peningkatan kualitas.

"Kalau bicara soal sumber daya manusia itu, ada tiga isu kalau kita lihat. Pertama, soal kualitas. Kalau kualitas saya jamin di Indonesia ini ada, mau cari tenaga kerja yang hebatnya seperti apa saja di Indonesia ini ada. Tapi masalahnya nanti yang kedua adalah jumlah," kata Hanif yang ditemui seusai telekonferensi bersama Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko di Wisma Bina Graha, Jakarta, Selasa 7 Agustus 2018.

Menurut Hanif, jumlah pekerja Indonesia yang memiliki kualitas berada pada tingkatan role model. Dia menambahkan, sekitar 60 persen dari 133 juta angkatan kerja di Indonesia merupakan lulusan SD hingga SMP.

Baca juga: Menakar Siasat Ekonomi 2 Cawapres RI, Siapa Unggul?

Sementara itu, Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2019 dititikberatkan dan fokus pada upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

"APBN kita sejak 2018 kemudian dipersiapkan pada 2019 titik beratnya adalah untuk meningkatkan SDM kita," kata Pramono Anung di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Hal itu, kata dia, dilakukan karena pada tahap pertama selama empat tahun program yang terkait infrastruktur relatif sudah berjalan dengan baik sehingga mulai tahun 2019, pemerintah ingin meningkatkan SDM agar lebih berkualitas dan siap bersaing di tingkat global.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More