Pantau Flash
Marcus/Kevin Perpanjang Rekor Buruk Jumpa Endo/Watanabe
10 Tempat Kerja Terbaik di Singapura, Google Nomor 1
Iwan Bule Sebut Penggawa Timnas U-22 Bisa Bela Tim Senior
Greys/Apri Gagal Lolos ke Semifinal BWF World Tour Finals 2019
Waskita Bantah Kabar di Medsos yang Sebut Tol Layang Japek Meliuk-liuk

Waspada! Sumbar Diperkirakan Akan Diselimuti Asap Semakin Pekat Hari Ini

Waspada! Sumbar Diperkirakan Akan Diselimuti Asap Semakin Pekat Hari Ini Foto udara pusat Kota Padang di Sumatera Barat yang diliputi asap pada Kamis (18/9/2019). (Foto: Antara/Iggoy el Fitra)

Pantau.com - Asap yang meliputi wilayah Sumatera Barat pada Senin siang akan makin pekat menurut prakiraan pejabat Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pemantau Atmosfer Global Bukit Kototabang berdasarkan hasil pengamatan tingkat kekeruhan atmosfer.

"Diprediksi Senin siang ini akan mencapai maksimum dengan indeks di atas dua," kata Kepala BMKG Stasiun Pemantau Atmosfer Global Bukit Kototabang Wan Dayantolis saat dimintai keterangan dari Bukittinggi mengenai dampak kebakaran hutan dan lahan di provinsi tetangga terhadap wilayah Sumatera Barat.

Baca juga: Pontianak Diguyur Hujan Deras Senin Pagi, Warga: Ini Berkah untuk Kita

Sementara itu, konsentrasi partikulat (PM10), partikel udara yang berukuran kurang dari 10 mikron, sejak Minggu 22 September 2019 siang hingga malam konsisten berada di atas nilai ambang batas 150 µgram/m3 di wilayah Sumatera Barat.

Pada Minggu siang nilai maksimum PM10 mencapai 341 µgram/m3 atau di level sangat tidak sehat dan pada malam hari konsentrasinya bervariasi berada dalam rentang 150 sampai 250 µgram/m3 atau di level tidak sehat.

Citra satelit juga menunjukkan sebaran asap sudah merata di Sumatera Barat dan angin diprakirakan masih membawa asap kebakaran hutan dan lahan dari daerah tetangga ke wilayah itu.

"Sebaran asap akan mengarah ke daerah sisi barat Sumbar seperti ke wilayah Padang dan Pariaman," kata Wan Dayantolis.

Baca juga: Kebakaran Hutan Riau Ternyata Dimanfaatkan Jaringan Narkoba Internasional

Ia menyarankan warga mengurangi aktivitas di luar ruangan pada pagi menjelang siang dan malam hari karena kualitas udara semakin menurun, serta mengenakan masker saat berada di luar ruangan guna menghindari dampak polusi udara.

Penurunan kualitas udara akibat asap kebakaran hutan dan lahan telah memicu pemerintah daerah di Bukittinggi, Padang Panjang, Kabupaten Solok, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Agam, dan Kabupaten Solok Selatan meliburkan kegiatan sekolah pada sejak hari ini dan Selasa besok.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta
Category
Nasional

Berita Terkait: