Pantau Flash
Penyitaan Narkoba Terbesar di Malaysia: 3,7 Ton Senilai USD161 Juta
Sebelum Ada BBM 1 Harga, Premium di Nusa Ceningan Bali Rp10.000 per Liter
Dirut BPJS Kesehatan Bicara Soal Iuran: Kita Menyesuaikan dengan Hitungan
Jembatan George Washington Ditutup Setelah Ada Ancaman Bom
BMKG Sebut Ada 151 Titik Panas Karhutla di Kalimantan Barat

Wiranto: Kesalahan Saya Cuma Satu, Tunjuk OSO Jadi Ketua Umum Hanura

Headline
Wiranto: Kesalahan Saya Cuma Satu, Tunjuk OSO Jadi Ketua Umum Hanura Jenderal TNI Purnawirawan Wiranto (Foto: Antara/Syaiful Hakim)

Pantau.com - Pendiri sekaligus Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Jenderal TNI (Purnawirawan) Wiranto menanggapi pernyataan Ketua Umum DPP Partai Hanura Oesman Sapta Odang yang menyalahkan dirinya sebagai penyebab Partai Hanura tidak lolos ke Senayan pada Pemilu 2019.

"Kalau saya didesak terus seakan-akan Pak Wiranto yang salah, ya... kesalahan saya cuma satu, yaitu menunjuk Pak OSO menjadi ketua umum (Partai Hanura)," kata Wiranto di Jakarta, Kamis (16/5/2019).

Baca juga: BPN Sebut Tim Asistensi Wiranto Ancaman Bagi Demokrasi

Sebagai pendiri partai, dia mengaku sedih karena selama 10 tahun partai ini didirikan, Partai Hanura sudah dua kali lolos, dan baru kali ini suaranya anjlok.

"Jadi, itu kan saya sudah sampaikan bahwa (Partai) Hanura tidak masuk melampaui parliamentary threshold 4 persen, ya, saya sedih. Saya sebagai pendiri, kalau saya bicara yang paling sedih," ujarnya.

Wiranto kemudian meminta untuk saling introspeksi diri dan tak saling menyalahkan satu sama lain. "Tapi kan sudah terjadi, jadi tidak perlu saling menyalahkan. Cukup introspeksi ke depan, nanti kami perbaiki," katanya.

Sebelumnya, Ketua Umum DPP Partai Hanura Oesman Sapta Odang mengungkapkan penyebab partai politik itu gagal lolos ambang batas parlemen karena tindakan Wiranto.

Baca juga:  OSO: Jika Ada yang Minta Saya Mundur dari Hanura, Itu Pengkhianat!

"Jadi, ada yang bertanya, kenapa (Partai) Hanura kalah? Ya tanya Wiranto, bukan saya. Dia yang membuat kalah, kok," kata Oesman, Rabu, 15 Mei 2019.

Berdasarkan hasil penghitungan suara real count sementara KPU, Partai Hanura hanya memperoleh suara 1,72 persen. Angka itu masih jauh di bawah ambang batas parlemen sebesar 4 persen.

Share this Post:
Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Adryan Novandia
Category
Nasional

Berita Terkait: