Forgot Password Register

Headlines

Wow! Total Utang BUMN Indonesia Rp2.448 Triliun, Berapa Asetnya Nih

Wow! Total Utang BUMN Indonesia Rp2.448 Triliun, Berapa Asetnya Nih Mata uang rupiah (Foto: Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com - Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian Badan Usaha Milik Negara Aloysius Kiik Ro mengatakan bahwa nilai utang riil 143 perusahaan plat merah masih dianggap proporsional. 

"Dalam melihat utang itu bukan perkara jumlah, tetapi lebih ke rasio-nya terhadap ekuitas, dan saat melihat utang, kita harus mengetahui juga aset yang dimiliki BUMN," kata Aloysius saat menyampaikan neraca keuangan BUMN per September 2018 di Jakarta, Selasa.

Utang riil BUMN hingga kuartal III 2018 mencapai Rp2.448 triliun, sementara nilai aset ada sebanyak Rp7.718 triliun. Untuk total liabilitas 143 perusahaan plat merah mencapai Rp5.271 triliun, sedangkan ekuitasnya mencapai Rp2.414 triliun.

Baca juga: Gagal Jadi PNS di 2018? Jadi TKI di Korea Selatan Gajinya Rp22 Juta

Dari angka tersebut, menurut Aloysius, utang BUMN masih relatif aman, mengingat jumlah aset dan ekuitas yang relatif besar. Aloysius menjelaskan, salah satu indikator menilai utang BUMN masih aman adalah menghitung rasio utang terhadap ekuitas atau debt equity rasio (DER).

Semakin rendah nilai DER menunjukkan suatu perusahaan memiliki kemampuan baik untuk membayar utangnya, tetapi apabila nilai DER tinggi, menunjukkan pinjaman yang dimiliki berisiko sulit dikembalikan.

Apabila melihat liabilitas BUMN per kuartal III 2018 dan jumlah ekuitasnya, maka nilai DER sekitar 2,18. Jumlah tersebut relatif lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata nilai DER BUMN dari lima sektor industri pada 2017 yang mencapai 2,4.

Baca juga: Waduh... Koperasi Kok Bisa Kepincut Pinjaman Online?

Nilai DER tertinggi pada 2017 diperoleh oleh BUMN sektor perbankan yang mencapai 6,00. Namun, angka itu tidak berbeda jauh dari perusahaan non-BUMN atau industri yang mencapai 5,66. 

Sementara itu, nilai DER terendah pada 2017 ditemukan pada BUMN sektor telekomunikasi sebanyak 0,71. Angka itu lebih kecil dari nilai DER pihak swasta yang mencapai 1,29.

Jika kita membandingkan utang Pemerintah Indonesia pada bulan Oktober dirilis Bank Indonesia (BI) data utang luar negeri Indonesia yang mencapai US$ 360,7 miliar atau sekitar Rp 5.410 triliun (US$ 1 = Rp 15.000) hingga bulan Oktober.

Angka ini meningkat sekitar US$ 17,56 miliar atau Rp263,4 triliun dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More