Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Mentrans Menyebut Transmigrasi Patriot 2026 Wajib Tinggal 2,5 Tahun di Kawasan Prioritas

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Mentrans Menyebut Transmigrasi Patriot 2026 Wajib Tinggal 2,5 Tahun di Kawasan Prioritas
Foto: (Sumber: Menteri Transmigrasi (Mentrans) Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara bersama jajaran dalam jumpa pers terkait kasus transmigran di Kota Baru, Kalimantan Selatan yang minta kepada Presiden Prabowo Subianto agar SHM mereka dikembalikan, di Jakarta, Rabu (11/2/2026). ANTARA/Harianto.)

Pantau - Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara menyatakan Program Transmigrasi Patriot 2026 akan membuat peserta tinggal di kawasan transmigrasi selama 2,5 tahun sebagai bagian dari pendidikan dan pengabdian masyarakat.

Iftitah menyampaikan rencana itu di Jakarta pada Rabu (11/2/2026).

"Untuk Transmigrasi Patriot insya Allah awal Maret (2026) kami akan buka pendaftarannya," ungkapnya.

Peserta yang lolos akan mengikuti pendidikan berbasis kampus lapangan dan tinggal di hunian modular di lokasi kawasan transmigrasi yang ditetapkan.

Kementerian Transmigrasi menetapkan Rempang, Kepulauan Riau, Mamuju, Sulawesi Barat, dan Merauke, Papua Selatan, sebagai lokasi penempatan peserta Trans Patriot.

Tiga lokasi tersebut disebut sebagai kawasan transmigrasi prioritas.

Iftitah menyebut pemilihan lokasi didasarkan pada potensi ekonomi serta kebutuhan percepatan pembangunan wilayah yang dinilai sangat strategis.

Peserta akan tinggal, kuliah, dan berinteraksi dengan warga transmigran di tiga lokasi tersebut.

Iftitah menjelaskan peserta akan kuliah selama satu setengah tahun mulai tahun ini di kawasan transmigrasi Rempang, Mamuju, maupun Merauke.

"Setelah itu, setelah satu setengah tahun mereka kuliah, mereka akan melakukan pengabdian masyarakat selama satu tahun. Jadi total mereka akan tinggal selama dua setengah tahun di kawasan transmigrasi," ia mengungkapkan.

Kementerian Transmigrasi menggandeng Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor, Institut Teknologi Bandung, Universitas Padjadjaran, Universitas Diponegoro, Universitas Gadjah Mada, dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember sebagai mitra perguruan tinggi.

Fokus bidang program di Rempang meliputi industri dan kelautan.

Fokus bidang di Mamuju meliputi pertambangan, pertanian, dan perkebunan.

Fokus bidang di Merauke meliputi pertanian, perkebunan, serta perikanan dan kelautan.

Kementerian Transmigrasi juga memperluas kolaborasi pelaksanaan Program Ekspedisi Patriot dengan target peserta 2026 sebanyak 1.000 sampai 1.500 mahasiswa.

Program Ekspedisi Patriot pertama kali diimplementasikan pada 2025 dengan melibatkan 1.000 mahasiswa serta sejumlah dosen dan guru besar dari tujuh perguruan tinggi mitra.

Tujuan program tersebut untuk memetakan potensi ekonomi di 154 kawasan transmigrasi di seluruh Indonesia yang dirangkum dalam 400 output hasil penelitian.

Penulis :
Ahmad Yusuf