Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

YPMAK Perkuat Ekonomi Tujuh Suku Papua Lewat 91 Pokja Kampung di Mimika

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

YPMAK Perkuat Ekonomi Tujuh Suku Papua Lewat 91 Pokja Kampung di Mimika
Foto: (Sumber: Kepala Divisi Program Ekonomi YPMAK, Oktovianus Jangkup. ANTARA/Marselinus Nara.)

Pantau - Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Program Kelompok Kerja (Pokja) Kampung yang tersebar di wilayah pesisir, Kota Timika, dan pegunungan Mimika.

Kepala Divisi Program Ekonomi YPMAK, Oktovianus Jangkup mengatakan program tersebut dirancang untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat Suku Amungme dan Suku Kamoro serta lima suku kerabat Papua lainnya yakni Dani, Damal, Moni, Mee, dan Nduga.

Ia menyampaikan “Sebaran Pokja kampung ini di wilayah pesisir, Kota Timika, dan pegunungan,”.

Jumlah Pokja kampung pada 2025 tercatat sebanyak 68 Pokja di wilayah pesisir, 15 di wilayah kota, dan delapan di wilayah pegunungan Mimika dengan masa kepengurusan selama satu tahun.

Saat ini Divisi Program Ekonomi YPMAK tengah mempersiapkan sosialisasi pembentukan pengurus Pokja kampung untuk tahun 2026.

Oktovianus mengatakan “Kalau di kalender kerja kami itu bulan Maret, tapi kita menyesuaikan dengan cuaca di laut untuk wilayah pesisir dan juga di udara untuk wilayah pegunungan,”.

Pembentukan Pokja kampung dilakukan langsung oleh masyarakat setempat melalui mekanisme musyawarah kampung.

Pengurus Pokja terdiri atas lima orang yang mewakili unsur aparat kampung, tokoh adat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, dan tokoh agama.

Ia menegaskan “Dalam pengurus itu setiap unsur harus di wakili satu orang,”.

Setelah terbentuk, pengurus Pokja menggelar pertemuan bersama masyarakat untuk membahas serta menetapkan Rancangan Anggaran Biaya (RAB) program kerja kampung yang difokuskan pada pemberdayaan ekonomi.

YPMAK kemudian mengalokasikan anggaran bagi masing-masing Pokja untuk mendukung pelaksanaan program sesuai RAB yang telah disepakati bersama.

YPMAK berharap masyarakat dapat memanfaatkan program Pokja kampung secara optimal guna memperbaiki kehidupan ekonomi melalui pemberdayaan yang disusun bersama.

Penulis :
Gerry Eka