
Pantau - Kementerian Perhubungan memperkuat angkutan Lebaran 2026 melalui optimalisasi dan pengawasan penerbangan di Bandar Udara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara.
Pengawasan Ketat dan Pemeriksaan Pesawat
Penguatan dilakukan dengan pengawasan langsung guna memastikan keselamatan, keamanan, dan kelancaran operasional penerbangan selama arus mudik dan balik Lebaran.
“Menghadapi periode libur Hari Raya Nyepi dan Lebaran 2026, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan melaksanakan kegiatan pengawasan angkutan udara di Bandar Udara Internasional Kualanamu,” ungkap Plt Humas Ditjen Perhubungan Udara Endah Purnama Sari.
Sebanyak 40 pesawat telah menjalani ramp inspection untuk memastikan kelayakan terbang, kelengkapan dokumen, serta kesiapan operasional.
Pemeriksaan juga mencakup peralatan keselamatan dan keabsahan lisensi awak pesawat guna menjamin keamanan penumpang.
Pergerakan Penumpang dan Penerbangan
Bandara Kualanamu mencatat 509 pergerakan pesawat pada periode 16–18 Maret 2026 atau naik sekitar 1,2 persen dibanding tahun sebelumnya.
Jumlah penumpang mencapai 75.517 orang atau sedikit menurun sekitar 1,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Pergerakan kargo tercatat 501 ton atau turun sekitar 28,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kepala Otoritas Bandara Wilayah II Medan Asri Santosa menegaskan bandara tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat di Sumatera Utara.
“Oleh karena itu, pengawasan dilakukan secara berkelanjutan guna memastikan seluruh penyelenggara jasa penerbangan menjalankan operasional sesuai ketentuan,” ujarnya.
Kemenhub juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak termasuk TNI, Polri, AirNav Indonesia, dan maskapai untuk memastikan operasional penerbangan berjalan aman dan lancar selama periode Lebaran.
- Penulis :
- Aditya Yohan






