HOME  ⁄  Ekonomi

Bitcoin Gagal Tembus 80 Ribu Dolar AS, Analis Nilai Pasar Kripto Masih Rentan Koreksi

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Bitcoin Gagal Tembus 80 Ribu Dolar AS, Analis Nilai Pasar Kripto Masih Rentan Koreksi
Foto: (Sumber : Ilustrasi - Bitcoin. ANTARA/HO..)

Pantau - Harga Bitcoin belum mampu menembus level psikologis 80 ribu dolar AS dan tercatat turun menjadi 77.861 dolar AS pada Senin (27/4), yang menunjukkan pasar kripto masih berada dalam tekanan.

Tekanan Geopolitik dan Likuidasi Pasar

Analis Tokocrypto Fyqieh Fachrur menyebut tekanan pasar dipicu kombinasi faktor geopolitik, makroekonomi, serta dinamika pasar derivatif.

"Dari sisi teknikal, pergerakan harga Bitcoin menunjukkan volatilitas tinggi. Setelah sempat menyentuh level di atas 79 ribu dolar AS, harga kembali terkoreksi dan ditutup melemah sekitar 2 persen ke kisaran 78 ribu dolar AS," ujarnya.

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran turut memengaruhi sentimen investor, ditambah ketidakpastian arah kebijakan yang memperbesar risiko di pasar.

Penurunan harga juga memicu likuidasi besar di pasar derivatif dengan total mencapai sekitar 278 juta dolar AS.

Kondisi ini mempercepat tekanan jual sekaligus menunjukkan rapuhnya momentum kenaikan Bitcoin.

Dampak ke Altcoin dan Prospek Pasar

Sejumlah altcoin seperti Ethereum, XRP, Solana, Cardano, dan Dogecoin ikut melemah seiring menurunnya minat risiko investor.

Di sisi lain, dominasi Bitcoin meningkat hingga sekitar 60 persen yang menandakan pergeseran dana ke aset yang dianggap lebih defensif.

"Kondisi ini tidak hanya dipengaruhi faktor geopolitik, tetapi juga tekanan teknikal seperti likuidasi besar di pasar derivatif serta aksi profit taking dari investor jangka pendek. Ini mengindikasikan pasar masih berada dalam fase konsolidasi," kata dia.

Meski demikian, analis menilai peluang pemulihan masih terbuka selama Bitcoin mampu bertahan di atas level 75 ribu dolar AS.

Investor juga diminta mencermati kebijakan suku bunga The Fed dan agenda FOMC pada 28-29 April yang dapat memengaruhi arah pasar.

Selain itu, tekanan dari sisi suplai seperti aksi jual oleh penambang juga berpotensi menahan kenaikan harga jika tidak diimbangi permintaan.

Penulis :
Ahmad Yusuf