HOME  ⁄  Ekonomi

BI Resmi Perluas QRIS ke China, Transaksi Lintas Negara Bisa Dilakukan Mulai Hari Ini

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

BI Resmi Perluas QRIS ke China, Transaksi Lintas Negara Bisa Dilakukan Mulai Hari Ini
Foto: (Sumber: Gubernur BI Perry Warjiyo dan Duta Besar China untuk Indonesia Wang Lutong meluncurkan QR Antarnegara Indonesia-China di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (30/4/2026). (ANTARA/Rizka Khaerunnisa))

Pantau - Bank Indonesia (BI) resmi memperluas penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) antarnegara ke China mulai Kamis (30/4), sehingga masyarakat kedua negara kini dapat melakukan transaksi lintas batas hanya dengan memindai kode QR.

Transaksi QRIS Sudah Berlaku untuk Alipay dan UnionPay

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan implementasi ini memungkinkan warga Indonesia dan China bertransaksi tanpa uang tunai saat bepergian.

"Jadi, setiap kali kita pergi ke Tiongkok atau warga Tiongkok datang ke Indonesia, jangan gunakan uang tunai, cukup gunakan ponsel Anda dan voila, Anda bisa membeli apa saja," ujarnya.

Namun, penggunaan QR dari China saat ini masih terbatas pada UnionPay QR, Alipay QR, serta unified QR berlogo UnionPay dan Alipay, sementara layanan lain seperti WeChat Pay masih dalam tahap pengembangan.

Ketua Umum Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) Santoso Liem menjelaskan integrasi sistem pembayaran masih berlangsung secara bertahap.

"Jadi mereka harus mengintegrasikan tentu ada sedikit adjustment. Tapi untuk Alipay dan UnionPay sudah bisa digunakan," kata Santoso.

Dorong Ekonomi Digital dan Transaksi Wisata

Duta Besar China untuk Indonesia Wang Lutong mengapresiasi kerja sama tersebut dan menilai integrasi sistem pembayaran akan memperkuat sektor keuangan digital kedua negara.

Ia menilai kolaborasi ini akan membuka peluang lebih luas melalui inovasi teknologi, termasuk pemanfaatan artificial intelligence dan digitalisasi sistem pembayaran.

Kerja sama QRIS antarnegara ini juga dinilai dapat mendorong kemudahan transaksi bagi wisatawan serta mempererat hubungan bisnis Indonesia dan China di tengah meningkatnya mobilitas antarnegara.

Ke depan, integrasi akan terus diperluas dengan melibatkan lebih banyak bank dan penyedia layanan pembayaran, termasuk pengembangan konektivitas dengan platform lain seperti WeChat Pay.

Penulis :
Ahmad Yusuf