HOME  ⁄  Ekonomi

Sentimen Bisnis UMKM Jepang Anjlok ke Level Terendah dalam Tiga Tahun Akibat Gangguan Energi

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Sentimen Bisnis UMKM Jepang Anjlok ke Level Terendah dalam Tiga Tahun Akibat Gangguan Energi
Foto: (Sumber: Seorang pria berjalan kaki melewati sebuah toko yang tutup di Tokyo, Jepang, pada 16 November 2025. ANTARA/Xinhua/Jia Haocheng.)

Pantau - Sentimen bisnis usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jepang pada April 2026 turun ke level terendah dalam lebih dari tiga tahun akibat kekhawatiran gangguan pasokan energi dan bahan baku imbas konflik Timur Tengah.

Penurunan Indeks dan Sektor Terdampak

Kamar Dagang dan Industri Jepang (Japan Chamber of Commerce and Industry/JCCI) melaporkan indeks difusi kondisi bisnis UMKM turun 1,9 poin menjadi minus 21,9.

Angka tersebut menjadi yang terendah sejak September 2022 dan menunjukkan lebih banyak pelaku usaha melaporkan kondisi memburuk dibandingkan yang mengalami perbaikan.

Penurunan paling signifikan terjadi pada sektor konstruksi, manufaktur, dan ritel yang terdampak tekanan biaya dan ketidakpastian pasokan.

Prospek dan Peringatan JCCI

JCCI juga mencatat prospek kondisi bisnis untuk periode Mei hingga Juli berada di level minus 27.

Lembaga tersebut mengingatkan perlunya pemantauan ketat terhadap potensi kelangkaan serta kenaikan harga naphtha yang dapat memperburuk kondisi usaha.

Situasi ini mencerminkan tekanan global yang semakin memengaruhi stabilitas bisnis UMKM di Jepang.

Penulis :
Aditya Yohan