HOME  ⁄  Ekonomi

Baznas RI Perkuat Layanan Kurban 2026 untuk Dorong Dampak Ekonomi Umat

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Baznas RI Perkuat Layanan Kurban 2026 untuk Dorong Dampak Ekonomi Umat
Foto: (Sumber: Ilustrasi peternak mustahik binaan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI yang ikut memasok hewan kurban pada penyelenggaraan Idul Adha 1447 Hijriah/2026. ANTARA/HO-Baznas RI.)

Pantau - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI memperkuat strategi layanan kurban pada Idul Adha 1447 Hijriah/2026 untuk memastikan distribusi yang lebih luas sekaligus memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid mengatakan penyelenggaraan kurban tidak hanya berfokus pada ibadah, tetapi juga harus menjadi sarana penguatan ekonomi umat.

"Maka kita ingin sekarang membangun visi baru. Visi baru beragama adalah membangun ekonomi umat itu harus seserius, sungguh-sungguh kita ketika berpolitik, ketika menyelenggarakan haji, membangun masjid, sekolah, pesantren dan rumah sakit," ujar Sodik dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin.

Baznas akan memprioritaskan tiga fokus utama dalam layanan kurban tahun ini yakni penguatan penghimpunan dana umat, pendayagunaan yang adil dan berdampak, serta percepatan digitalisasi secara terpadu.

Baznas Dorong Penguatan Nilai Spiritual Kurban

Pimpinan Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Baznas RI Rizaludin Kurniawan menekankan pentingnya menghadirkan nilai spiritual dalam layanan kurban agar tidak sekadar menjadi rutinitas tahunan.

"Fundraising kurban saat ini perlu kembali menguatkan nilai-nilai spiritual masyarakat, dengan menyampaikan makna-makna keagamaan, filosofis, dan sosial secara utuh," kata Rizaludin.

Ia juga mendorong penguatan layanan kurban melalui peningkatan kualitas komunikasi dakwah, perluasan kanal pembayaran, percepatan digitalisasi, dan penguatan layanan amil.

Menurut Rizaludin, transparansi pelaporan kepada pemberi kurban menjadi bagian penting untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Baznas turut mendorong pemanfaatan kanal digital agar masyarakat lebih mudah menyalurkan kurban melalui sistem pembayaran yang fleksibel.

Target Kurban Nasional Capai Rp2,5 Triliun

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI Abu Rokhmad menilai kolaborasi antara lembaga amil zakat dan penyuluh agama menjadi kunci memperluas jangkauan layanan kurban.

"Kolaborasi tersebut menjadi kunci dalam memperkuat syiar kurban agar mampu memberikan dampak sosial yang lebih luas bagi kesejahteraan umat," ucap Abu Rokhmad.

Sebelumnya, Baznas RI menargetkan penyembelihan satu juta hewan setara domba atau kambing pada momentum Idul Adha 1447 Hijriah/2026.

Target tersebut diperkirakan memiliki nilai ekonomi mencapai Rp2,5 triliun secara nasional.

Angka itu disusun berdasarkan realisasi kurban pada 2025 dengan nominal Rp2,3 triliun atau setara 790.554 domba dan kambing yang dikelola Baznas bersama Lembaga Amil Zakat.

Sementara realisasi kurban swadaya masyarakat pada 2025 mencapai Rp18,8 triliun atau setara 1.962.575 domba dan kambing.

Total capaian kurban nasional pada 2025 tercatat mencapai Rp21,1 triliun.

Penulis :
Aditya Yohan