
Pantau - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan Rabu pagi bergerak menguat 14 poin atau sekitar 0,08 persen menjadi Rp17.515 per dolar AS.
Penguatan tersebut terjadi dibandingkan posisi penutupan sebelumnya yang berada di level Rp17.529 per dolar AS.
Rupiah Sempat Tertekan Akibat Sentimen Suku Bunga The Fed
Pada perdagangan Selasa, rupiah tercatat melemah 115 poin atau sekitar 0,66 persen akibat meningkatnya ekspektasi suku bunga tinggi bank sentral Amerika Serikat atau The Fed yang diperkirakan bertahan lebih lama.
Tekanan terhadap rupiah juga dipengaruhi kombinasi sentimen global dan domestik yang membayangi pasar keuangan Indonesia.
Bank Indonesia sebelumnya menyatakan pergerakan rupiah dipengaruhi kondisi eksternal serta dinamika ekonomi dalam negeri.
Pemerintah dan DPR Soroti Pergerakan Nilai Tukar
Pelemahan rupiah yang sempat menembus level Rp17.500 per dolar AS turut menjadi perhatian pemerintah dan DPR.
Menteri Keuangan sebelumnya menyatakan kesiapan pemerintah untuk menjaga stabilitas pasar obligasi di tengah tekanan nilai tukar.
Ketua DPR RI Puan Maharani juga meminta pemerintah segera mengambil langkah untuk mengatasi tekanan terhadap rupiah.
- Penulis :
- Aditya Yohan





