
Pantau - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG Bursa Efek Indonesia dibuka melemah tipis sebesar 0,03 poin pada perdagangan Selasa pagi hingga berada di posisi 6.599,21.
Pelemahan tersebut terjadi di tengah sikap pelaku pasar yang masih cenderung wait and see terhadap arah kebijakan suku bunga Bank Indonesia.
Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan yang tergabung dalam Indeks LQ45 juga mengalami penurunan sebesar 0,60 poin atau 0,09 persen ke posisi 650,49.
Investor Cermati Arah Kebijakan BI
Pergerakan IHSG pada awal perdagangan dipengaruhi kehati-hatian investor yang masih mencermati kondisi ekonomi global dan domestik.
Sebelumnya, pasar saham Indonesia juga sempat tertekan akibat meningkatnya minat investor terhadap aset aman di tengah ketidakpastian global.
Selain itu, tekanan terhadap nilai tukar rupiah turut menjadi perhatian pelaku pasar karena dinilai dapat membebani kinerja pasar modal nasional.
IHSG Masih Dibayangi Sentimen Global
Pelaku pasar juga masih memantau perkembangan geopolitik internasional serta arah kebijakan suku bunga global yang berpotensi memengaruhi arus modal asing.
Di sisi lain, Bursa Efek Indonesia mengimbau investor untuk tetap mengatur strategi investasi secara bijak di tengah kondisi pasar yang masih fluktuatif.
Perdagangan saham pada Selasa pagi menunjukkan pergerakan pasar yang relatif terbatas dengan investor menunggu sentimen baru dari dalam maupun luar negeri.
- Penulis :
- Aditya Yohan





