HOME  ⁄  Ekonomi

OJK Catat Tabungan Pelajar Tembus Rp29,13 Triliun pada Kuartal I 2026

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

OJK Catat Tabungan Pelajar Tembus Rp29,13 Triliun pada Kuartal I 2026
Foto: (Sumber: Tangkapan layar Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dicky Kartikoyono dalam Konferensi Pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) April 2026 secara daring di Jakarta, Selasa (5/5/2026). (ANTARA/ Muhammad Heriyanto).)

Pantau - Otoritas Jasa Keuangan atau OJK mencatat simpanan tabungan pelajar mencapai Rp29,13 triliun pada kuartal I 2026 dengan jumlah rekening sebanyak 59,03 juta rekening.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Dicky Kartikoyono mengatakan pencapaian tersebut menunjukkan perkembangan positif inklusi keuangan di Indonesia.

Pencapaian itu juga disebut sejalan dengan Program Satu Rekening Satu Pelajar atau Kejar yang telah mencapai 88,36 persen.

"Secara tren, jumlah rekening pelajar juga terus menunjukkan peningkatan, yakni tumbuh sebesar 1,25 persen secara tahunan atau year on year (yoy)," ungkap Dicky.

OJK menilai peningkatan jumlah tabungan pelajar mencerminkan semakin luasnya akses dan partisipasi pelajar dalam sistem keuangan formal.

Program Kejar Dinilai Perkuat Budaya Menabung

Dari sisi nominal simpanan, OJK mengakui terdapat fluktuasi jangka pendek dalam tabungan pelajar.

Meski demikian, secara umum tren simpanan pelajar dinilai tetap positif dan sesuai dengan karakteristik tabungan pelajar yang dinamis.

OJK menyebut kontribusi simpanan pelajar terhadap total Dana Pihak Ketiga atau DPK perbankan masih relatif terbatas.

Namun, tabungan pelajar dinilai strategis untuk memperluas basis nasabah perbankan masa depan sekaligus membangun budaya menabung sejak dini.

"DJK optimistis tren positif ini akan terus berlanjut hingga akhir tahun 2026, didukung oleh penguatan Program Kejar, peningkatan literasi dan inklusi keuangan, serta sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan," ujar Dicky.

Fokus Perluasan Akses dan Edukasi Keuangan

OJK berharap kebiasaan menabung semakin tertanam di kalangan pelajar sejak usia dini melalui Program Kejar.

Penguatan program ke depan difokuskan pada perluasan akses rekening, peningkatan pemanfaatan rekening aktif, serta penguatan edukasi keuangan bagi pelajar.

OJK menilai langkah tersebut dapat mendorong pertumbuhan berkelanjutan baik dari sisi jumlah rekening maupun nominal simpanan.

Program Kejar sendiri diluncurkan OJK pada 2020 dalam rangka Hari Indonesia Menabung dengan tujuan agar setiap pelajar di Indonesia memiliki rekening tabungan untuk menabung dan belajar mengelola keuangan sejak dini.

Penulis :
Gerry Eka