HOME  ⁄  Ekonomi

Pertamina EP Limau Tambah Produksi Migas Lewat Sumur Baru LM-03 di Muara Enim

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Pertamina EP Limau Tambah Produksi Migas Lewat Sumur Baru LM-03 di Muara Enim
Foto: Pertamina EP (PEP) Limau Field berhasil menambah produksi migas melalui pengembangan sumur LM-03 (L5A-312) yang berada di Struktur Limau Barat, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. (sumber: Pertamina EP)

Pantau - Pertamina EP (PEP) Limau Field berhasil menambah produksi minyak dan gas bumi (migas) melalui pengembangan sumur baru LM-03 (L5A-312) di Struktur Limau Barat, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, dengan hasil uji alir awal yang dinilai positif.

Senior Manager PEP Limau Field Abdul Rachman Para Buana mengatakan sumur pengembangan tersebut mampu mencapai produksi maksimum sebesar 643 barel minyak per hari (barrel oil per day/BOPD) dan 0,362 juta standar kaki kubik gas per hari (million standard cubic feet per day/MMSCFD).

Sumur LM-03 mulai ditajak pada Maret 2026 dan menghasilkan minyak dengan kualitas yang baik karena memiliki tingkat kandungan air (water cut) yang sangat rendah.

Tingkat water cut pada sumur tersebut tercatat hanya sekitar 1 persen.

"Keberhasilan pengembangan ini menambah sekitar 12 persen dari target produksi PEP Limau tahun 2026. Kami terus menjaga keberlanjutan produksi sumur ini dengan operasi yang aman dan andal," ungkap Abdul Rachman.

Tambahan produksi dari sumur LM-03 menjadi kontribusi penting dalam mendukung pencapaian target produksi PEP Limau Field tahun 2026 yang ditetapkan sebesar 5.036 BOPD untuk minyak dan 11,3 MMSCFD untuk gas.

Dukung Target Produksi dan Keselamatan Kerja

Selain meningkatkan pasokan energi, pengembangan sumur LM-03 juga mencatat capaian positif dalam aspek keselamatan kerja.

Operasi pengeboran dan pengembangan sumur berlangsung selama 62.712 jam kerja tanpa kecelakaan sejak kegiatan pengeboran dimulai.

Capaian tersebut menunjukkan komitmen perusahaan dalam menerapkan kesehatan kerja, keselamatan kerja, keamanan operasi, perlindungan lingkungan melalui standar HSSE, serta operational excellence.

Keberhasilan tersebut menjadi salah satu indikator keberlanjutan operasional migas yang aman dan andal di wilayah kerja PEP Limau Field.

Potensi Pengembangan Migas Akan Dilanjutkan

Senior Manager Subsurface Development and Planning PHR Zona 4 Reza Nur Ardianto mengatakan keberhasilan sumur LM-03 menjadi dasar bagi perusahaan untuk melanjutkan pengembangan potensi migas di wilayah sekitar.

"Tidak berhenti di LM-03, kami meneruskan pengeboran satu sumur pengembangan pada 2026. Perusahaan juga terus mengupayakan pengembangan sumur lain di sekitarnya setelah melihat potensi dari data geologi, geofisika dan reservoir yang ada," ujarnya.

Menurut Reza, hasil yang diperoleh dari sumur LM-03 menunjukkan prospek yang menjanjikan untuk mendukung peningkatan produksi migas di wilayah kerja PHR Zona 4.

Keberhasilan pengembangan sumur tersebut juga mendapat dukungan dari masyarakat dan para pemangku kepentingan di sekitar wilayah operasi.

Sebelum kegiatan pengeboran dilakukan, tim Relations PHR Zona 4 telah melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat setempat yang dihadiri kepala desa dan tokoh masyarakat.

Sosialisasi tersebut dilakukan untuk membangun dukungan masyarakat terhadap proyek pengembangan migas di wilayah tersebut.

Penulis :
Leon Weldrick