HOME  ⁄  Ekonomi

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.878 per Dolar AS pada Perdagangan Rabu Pagi

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.878 per Dolar AS pada Perdagangan Rabu Pagi
Foto: (Sumber : Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (12/5/2026). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/kye.)

Pantau - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Rabu (3/6/2026) pagi dengan turun 39 poin atau 0,22 persen ke posisi Rp17.878 per dolar AS.

Pelemahan tersebut terjadi dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp17.839 per dolar AS.

Rupiah Kembali Tertekan di Awal Perdagangan

Pergerakan rupiah pada awal perdagangan menunjukkan mata uang Garuda masih berada dalam tekanan terhadap dolar AS.

Data perdagangan mencatat kurs rupiah dibuka di level Rp17.878 per dolar AS atau melemah 39 poin dibandingkan penutupan sehari sebelumnya.

Kondisi ini melanjutkan tren pelemahan rupiah yang dalam beberapa waktu terakhir dipengaruhi berbagai sentimen global dan domestik.

Pelaku Usaha Dorong Respons Terukur

Sejumlah pelaku usaha sebelumnya mendorong pemerintah untuk mengambil langkah yang terukur dalam menghadapi penguatan dolar AS.

Di sisi lain, pemerintah menegaskan berbagai kebijakan subsidi tetap menjadi instrumen penting untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah koreksi nilai tukar rupiah.

Pemerintah juga memastikan kondisi ekonomi domestik tetap resilien meski rupiah menghadapi tekanan dari dinamika pasar global.

Investor Pantau Pergerakan Pasar Keuangan

Pergerakan rupiah menjadi salah satu indikator yang terus dicermati pelaku pasar dan investor karena berpengaruh terhadap berbagai sektor ekonomi.

Selain nilai tukar, investor juga memantau perkembangan pasar modal, suku bunga global, serta kondisi geopolitik yang berpotensi memengaruhi arah pergerakan mata uang.

Penulis :
Aditya Yohan