HOME  ⁄  Ekonomi

Budi Daya Rumput Laut di Pulau Ontoloe Jadi Penopang Ekonomi dan Kelestarian Ekosistem Laut

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Budi Daya Rumput Laut di Pulau Ontoloe Jadi Penopang Ekonomi dan Kelestarian Ekosistem Laut
Foto: (Sumber : Petani melakukan penyortiran rumput laut untuk dibudidayakan kembali di Pulau Ontoloe, Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada 6 Juni 2026. ANTARA/Xinhua/Rangga Firmansyah.)

Pantau - Masyarakat pesisir Pulau Ontoloe, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), membudidayakan rumput laut sebagai sumber mata pencaharian utama sekaligus upaya menjaga keberlanjutan ekosistem laut di wilayah tersebut.

Budi daya rumput laut yang dilakukan warga setempat menjadi aktivitas penting karena komoditas tersebut memiliki nilai ekonomi tinggi dan banyak digunakan sebagai bahan baku berbagai industri global.

Berperan Penting bagi Ekosistem Laut

Rumput laut memiliki sejumlah fungsi ekologis yang mendukung kesehatan lingkungan pesisir.

Tanaman laut ini menjadi habitat dan sumber pakan bagi berbagai biota laut yang hidup di perairan sekitar Pulau Ontoloe.

Selain itu, rumput laut juga berfungsi membantu menjernihkan perairan serta menyerap karbon biru (blue carbon) yang berperan dalam mitigasi perubahan iklim.

Keberadaan rumput laut turut memberikan perlindungan alami terhadap garis pantai dari ancaman abrasi.

Menjadi Sumber Penghidupan Warga Pesisir

Aktivitas budi daya dilakukan oleh para petani dengan menyortir rumput laut yang akan digunakan kembali sebagai bibit untuk penanaman berikutnya.

Proses penyortiran dilakukan untuk memastikan kualitas rumput laut yang akan dibudidayakan tetap terjaga.

Selain memberikan manfaat bagi lingkungan, hasil panen rumput laut juga menjadi sumber pendapatan utama bagi masyarakat pesisir Pulau Ontoloe.

Tingginya permintaan industri terhadap rumput laut membuat komoditas ini terus menjadi salah satu sektor unggulan yang menopang kesejahteraan warga di kawasan tersebut.

Penulis :
Ahmad Yusuf