
Pantau - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengunggulkan resiliensi atau ketahanan kota sebagai daya tarik utama untuk menarik investor melalui Jakarta Investment Festival (JIF) 2026 yang mengusung tema "Maju Hari Ini, Mengamankan Masa Depan".
Kepala Unit Pengelola Jakarta Investment Centre (UP JIC) DPMPTSP DKI Jakarta, Ezrin Kartika, mengatakan langkah tersebut merupakan respons terhadap perubahan prioritas investor di tengah krisis geopolitik global.
"Krisis geopolitik mengakibatkan ketidakstabilan pasar dan kondisi global. Oleh karena itu, para investor mengubah prioritas investasinya, lebih mengutamakan ketahanan, kepastian dan keberlanjutan melalui mitra-mitra yang terpercaya," ungkap Ezrin Kartika.
Pemprov DKI Jakarta melalui JIF 2026 berupaya memperkuat ketahanan kota Jakarta melalui berbagai kolaborasi yang mencakup pengembangan riset, peningkatan inovasi, pembangunan infrastruktur yang berketahanan, serta kerja sama permodalan untuk mendukung pembangunan.
Jakarta Tawarkan Keunggulan Investasi
Ezrin Kartika menyebut Jakarta memiliki sejumlah keunggulan investasi yang ditawarkan kepada calon investor.
"Jakarta menawarkan berbagai keunggulan investasi dari pemerintah yang tangguh, fasilitas investasi yang dari awal sampai dengan akhir. Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk memfasilitasi minat investasi yang masuk dari calon mitra potensial," ujar Ezrin Kartika.
Melalui berbagai upaya tersebut, Pemprov DKI Jakarta berharap investor merasa lebih aman untuk menanamkan modal dan kepercayaan terhadap Jakarta semakin meningkat.
Tawarkan 40 Proyek Strategis di Sembilan Sektor
Dalam penyelenggaraan JIF 2026, Pemprov DKI Jakarta menawarkan potensi investasi senilai sekitar 16,1 miliar dolar AS atau setara sekitar Rp271,3 triliun.
Nilai investasi tersebut terdiri atas 40 proyek strategis yang mencakup sembilan sektor pembangunan dan melibatkan tujuh pengembangan kawasan tematik.
JIF 2026 merupakan penyelenggaraan tahun keenam sejak forum bisnis tahunan tersebut dilaksanakan.
Forum ini menjadi wadah pertemuan pemerintah, pelaku usaha, inovator, investor lokal, dan investor global untuk mempromosikan peluang investasi di Jakarta.
Selain itu, JIF 2026 juga bertujuan memperkenalkan proyek-proyek strategis milik BUMD dan BUMN di Jakarta serta mendorong masuknya investasi baru ke ibu kota.
- Penulis :
- Shila Glorya





