HOME  ⁄  Ekonomi

BI Sulsel Gandeng Konten Kreator untuk Perkuat Literasi Ekonomi dan Keuangan Syariah

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

BI Sulsel Gandeng Konten Kreator untuk Perkuat Literasi Ekonomi dan Keuangan Syariah
Foto: (Sumber : Deputi Perwakilan Kantor Bank' Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Aswin Gantina pada kegiatan Training of Trainer (TOT) Konten Ekonomi dan Keuangan Syariah Sulsel 2026 di Makassar, Rabu (10/6/2026). ANTARA/ Suriani Mappong.)

Pantau - Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan menggandeng konten kreator, influencer, dan media untuk memperkuat literasi ekonomi dan keuangan syariah melalui kegiatan Training of Trainers (ToT) Konten Ekonomi dan Keuangan Syariah 2026 di Makassar, Rabu.

Kolaborasi Dorong Penyebaran Informasi Ekonomi Syariah

Deputi Perwakilan Bank Indonesia Sulsel Aswin Gantina menegaskan penguatan literasi menjadi bagian dari upaya mendukung Indonesia sebagai pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia.

Ia mengatakan, “Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggandeng konten kreator, influencer, dan media melalui kegiatan Training of Trainers (ToT) Konten Ekonomi dan Keuangan Syariah.”

Aswin juga mengungkapkan, “Di tengah perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat, pola konsumsi informasi masyarakat telah berubah. Jika dulu masyarakat lebih banyak memperoleh informasi melalui koran dan televisi, kini media digital dan media sosial menjadi sumber utama informasi.”

Menurutnya, penyampaian informasi mengenai ekonomi syariah harus dilakukan dengan pendekatan yang kreatif, relevan, dan mudah dipahami oleh berbagai kalangan masyarakat.

Konten Kreatif Dinilai Dekat dengan Kehidupan Sehari-hari

Aswin menilai keberhasilan komunikasi publik tidak hanya bergantung pada kualitas materi, tetapi juga cara penyampaiannya kepada masyarakat.

Ia mengungkapkan, “Konten yang kuat tidak selalu efektif tanpa dukungan konteks yang tepat. Karena itu kami ingin konten kreator dan media tidak hanya menghasilkan konten menarik, tetapi juga mampu menyampaikan pesan ekonomi dan keuangan syariah yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.”

Ia menambahkan, “Banyak hal dalam kehidupan sehari-hari yang sebenarnya bisa menjadi konten ekonomi syariah. Misalnya pembiayaan syariah yang cicilannya tetap hingga lunas sehingga tidak terdampak perubahan suku bunga. Ini informasi yang bermanfaat dan dekat dengan masyarakat.”

Kegiatan tersebut juga menghadirkan akademisi UIN Alauddin Makassar Dr. Nasrullah Bin Sapa sebagai narasumber dan menjadi bagian dari strategi Bank Indonesia memperluas diseminasi informasi ekonomi dan keuangan syariah melalui kolaborasi dengan media serta ekosistem kreatif digital di Sulawesi Selatan.

Penulis :
Aditya Yohan