HOME  ⁄  Ekonomi

Kementerian PU Percepat Preservasi Jalan Pantura Kudus-Pati-Rembang untuk Dukung Kelancaran Logistik

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Kementerian PU Percepat Preservasi Jalan Pantura Kudus-Pati-Rembang untuk Dukung Kelancaran Logistik
Foto: (Sumber :Kegiatan preservasi Jalan Pantura Ruas Kudus-Pati-Rembang. ANTARA/HO-Kementerian PU.)

Pantau - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pekerjaan preservasi Jalan Pantura ruas Kudus-Pati-Rembang, khususnya Jalan Lingkar Juwana-Pati di Jawa Tengah, guna menjaga konektivitas nasional dan memperlancar distribusi logistik pada jalur dengan lalu lintas tinggi.

Preservasi Dikebut untuk Menjaga Kualitas Jalur Strategis

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan pemerintah berkomitmen menjaga kualitas jalan nasional agar tetap aman dan andal bagi masyarakat maupun kendaraan logistik.

Ia mengatakan, “Jalur Pantura merupakan urat nadi konektivitas dan distribusi logistik nasional. Karena itu, kualitas jalan nasional harus tetap terjaga agar aman dilalui masyarakat maupun kendaraan logistik. Kementerian PU terus melakukan preservasi secara berkelanjutan agar kondisi jalan tetap andal dan mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah.”

Penanganan difokuskan pada ruas Jalan Lingkar Juwana-Pati sepanjang 990 meter dengan lebar 10,5 meter melalui rekonstruksi perkerasan beton pada titik-titik yang mengalami kerusakan akibat tingginya beban kendaraan.

Pekerjaan meliputi pembongkaran perkerasan lama, perbaikan tanah dasar, pengecoran beton baru, serta pengaspalan di Jembatan Lama Juwana dan area transisi antara beton lama dan baru.

Progres Capai 85 Persen dengan Rekayasa Lalu Lintas

Hingga pertengahan Juni 2026, progres pekerjaan telah mencapai 85 persen dengan konstruksi beton selesai dan tersisa pengaspalan di atas Jembatan Jeratun serta Jembatan Juwana Lama yang ditargetkan rampung pada pertengahan Juni.

Selama pekerjaan berlangsung, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Tengah-DI Yogyakarta menerapkan rekayasa lalu lintas sehingga kendaraan kecil tetap dapat melintas, sementara kendaraan besar dari arah Rembang menuju Pati diatur secara khusus karena adanya penyempitan di Jembatan Jeratun.

Paket preservasi Jalan Kudus-Pati-Rembang untuk periode 2025–2027 memiliki nilai kontrak Rp202,9 miliar dengan total penanganan efektif sepanjang 14,66 kilometer dan didanai melalui skema Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).

Penulis :
Aditya Yohan