
Pantau - Program Rumah BUMN (RB) Rembang, Jawa Tengah, yang dikelola PT Semen Gresik sebagai anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), mencatatkan nilai transaksi kumulatif sebesar Rp6,9 miliar serta menyerap lebih dari 2.100 tenaga kerja lokal melalui berbagai program pemberdayaan UMKM hingga tahun 2025.
Pendampingan UMKM Perkuat Ekonomi Lokal
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, mengatakan pengembangan UMKM merupakan bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan dalam menciptakan nilai bersama (creating shared value) bagi masyarakat dan lingkungan sekitar wilayah operasional.
"UMKM memiliki peran penting sebagai penggerak ekonomi daerah dan pencipta lapangan kerja," ungkap Vita Mahreyni.
Ia mengungkapkan, "Karena itu, SIG terus menghadirkan program pemberdayaan yang adaptif dan berkelanjutan agar UMKM dapat tumbuh lebih kompetitif, memiliki daya saing lebih kuat, dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat."
Sebagai inkubator bisnis berbasis desa, Rumah BUMN Rembang memberikan pendampingan menyeluruh kepada 580 UMKM berkembang melalui pelatihan peningkatan kualitas produk, standardisasi produk, digitalisasi usaha, penguatan merek, dan strategi pemasaran.
Hingga tahun 2025, Rumah BUMN Rembang telah menyelenggarakan 203 program pelatihan yang bertujuan meningkatkan daya saing serta memperluas akses pasar UMKM.
Pendampingan dilakukan secara komprehensif untuk membantu pelaku UMKM menghadapi tantangan pasar sekaligus membuka peluang memasuki pasar yang lebih luas.
Omzet UMKM Binaan Tembus Rp100 Juta per Bulan
Salah satu pelaku UMKM binaan yang merasakan manfaat program tersebut adalah Bella Ayu Paramitha, pemilik Batik Sekar Mulyo asal Rembang.
Berkat pendampingan Rumah BUMN Rembang, usaha Bella Ayu Paramitha berkembang dengan omzet sekitar Rp100 juta per bulan.
Usaha tersebut juga mampu menyerap puluhan tenaga kerja tetap dan ratusan pekerja lepas dari berbagai desa di Kabupaten Rembang.
Capaian tersebut mempertegas peran Rumah BUMN SIG sebagai inkubator bisnis berbasis desa yang tidak hanya memperkuat kapasitas usaha pelaku UMKM, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan.
SIG menegaskan Rumah BUMN Rembang tidak hanya berfungsi sebagai pusat pelatihan, tetapi juga menjadi ekosistem bisnis yang mengintegrasikan pembinaan usaha, jejaring kolaborasi, dan akses pemasaran berbasis digital.
Ke depan, SIG akan terus mengembangkan Rumah BUMN Rembang sebagai ekosistem bisnis yang mengintegrasikan pembinaan usaha, kolaborasi, dan pemasaran digital serta memperluas akses pasar produk UMKM binaan hingga tingkat nasional dan global.
- Penulis :
- Shila Glorya





