
Pantau - China memiliki delapan dari 10 pelabuhan terbesar di dunia berdasarkan throughput kargo pada 2025, dengan total throughput mencapai 18,3 miliar ton dan throughput peti kemas sebanyak 354 juta TEU, menurut Wakil Menteri Transportasi China Li Xinghu.
Kinerja Pelabuhan dan Armada Pelayaran Terus Meningkat
Li Xinghu mengatakan dalam konferensi pers bahwa armada pelayaran China telah mencapai kapasitas 490 juta tonase bobot mati (deadweight tonnage/DWT), yang menempatkan negara itu di peringkat pertama dunia.
Ia menjelaskan pelabuhan-pelabuhan di China rata-rata menangani lebih dari 50 juta ton kargo dan sekitar 970.000 TEU peti kemas setiap hari sepanjang 2025.
Setiap hari tercatat sekitar 98.200 kedatangan dan keberangkatan kapal, termasuk 1.236 kapal internasional.
Infrastruktur Pelabuhan Terus Diperluas
Volume angkutan barang melalui jalur perairan di China mencapai hampir 15 triliun ton-kilometer pada 2025 atau menyumbang lebih dari separuh sistem transportasi komprehensif negara tersebut.
Selama periode Rencana Lima Tahun ke-14 pada 2021–2025, China menambah 469 dermaga yang mampu melayani kapal berbobot 10.000 ton atau lebih sehingga totalnya menjadi 3.061 dermaga.
China juga menambah 2.500 kilometer jalur air kelas tinggi sehingga total panjangnya mencapai 18.500 kilometer.
Li mengungkapkan, "Hingga 2025, China telah mengoperasikan 60 terminal terotomatisasi di seluruh negara itu, termasuk 30 terminal peti kemas terotomatisasi."
- Penulis :
- Ahmad Yusuf

