
Pantau – Delegasi Asosiasi Kopi Indonesia (ASKI) Wilayah Papua yang dipimpin oleh Qurano Wanggai, didampingi Ketua ASKI Provinsi Papua Pegunungan Lemeus Frankie Gombo beserta tim, melakukan pertemuan dengan Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, guna membahas percepatan pengembangan industri kopi Papua sebagai bagian dari program hilirisasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Delegasi ASKI Papua memaparkan perkembangan program pengembangan kopi di Papua yang telah berjalan dengan dukungan pemerintah daerah. Berbagai upaya pembinaan, penguatan kelembagaan petani, hingga peningkatan kualitas kopi terus dilakukan sehingga kopi Papua mulai mendapat perhatian dan dikenal di tingkat internasional.
Menanggapi paparan tersebut, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan apresiasi atas kerja nyata yang telah dilakukan oleh ASKI bersama para pemangku kepentingan di Papua. Beliau menilai Papua memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu sentra kopi unggulan Indonesia.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Menteri Pertanian memutuskan untuk menambah program pengembangan kebun kopi seluas 100 hektare sebagai kawasan percontohan (pilot project) di Papua. Program ini diharapkan menjadi model pengembangan kopi yang terintegrasi dari hulu hingga hilir, sekaligus meningkatkan produktivitas, kualitas, dan nilai tambah kopi Papua.
Pemerintah juga meminta agar program tersebut dikawal secara serius dan berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani, membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, serta memperkuat posisi kopi Papua di pasar nasional maupun internasional.
ASKI menyambut baik komitmen pemerintah tersebut dan menegaskan kesiapan untuk terus bersinergi dengan Kementerian Pertanian, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan Papua sebagai salah satu pusat pertumbuhan kopi Indonesia yang berdaya saing global.
Melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah, ASKI, dan masyarakat, diharapkan pengembangan kopi Papua tidak hanya menghasilkan kopi berkualitas dunia, tetapi juga menjadi instrumen nyata dalam mendorong pembangunan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan petani di Tanah Papua.
- Penulis :
- Shila Glorya





