HOME  ⁄  Ekonomi

BPS Puji Progres Sensus Ekonomi Bali, Minta Denpasar Dapat Perhatian Khusus

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

BPS Puji Progres Sensus Ekonomi Bali, Minta Denpasar Dapat Perhatian Khusus
Foto: (Sumber :Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti bahas progres SE 2026 di Provinsi Bali, Denpasar, Sabtu (11/7/2026). ANTARA/Ni Putu Putri Muliantari..)

Pantau - Badan Pusat Statistik (BPS) RI memuji capaian Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Provinsi Bali yang telah mencapai progres 43,35 persen atau melampaui rata-rata nasional sebesar 42,75 persen, namun meminta perhatian lebih terhadap pelaksanaan sensus di Kota Denpasar yang mencatat capaian terendah di wilayah tersebut.

Progres Bali Lampaui Rata-rata Nasional

Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan capaian tersebut menempatkan Bali sebagai salah satu daerah dengan progres SE 2026 yang tinggi hingga awal Juli 2026.

“Untuk Bali rata-rata hari ini 43,35 persen, kalau kita lihat per kabupaten/kota ini yang paling tinggi adalah Kabupaten Buleleng hampir 55 persen,” ungkap Amalia di Denpasar, Sabtu.

Amalia menjelaskan Kabupaten Buleleng mencatat progres 54,95 persen, disusul Karangasem 51,07 persen, Tabanan 47,96 persen, Jembrana 47,05 persen, Klungkung 46,27 persen, Bangli 46,22 persen, Badung 36,65 persen, Gianyar 32,27 persen, dan Denpasar 31,38 persen.

BPS Minta Denpasar Jadi Perhatian

BPS RI meminta pemerintah daerah memberikan perhatian lebih terhadap pelaksanaan sensus di Denpasar karena masih berada di bawah rata-rata capaian Bali.

“Yang paling rendah ternyata di Kota Denpasar di tempat kita berada, ini mungkin perlu nanti menjadi perhatian kita, kami memiliki dasbor, jadi dasbor ini yang menjadi alat bantu kami di pusat memantau harian bahkan jam-an,” ujar Amalia.

Ia menambahkan BPS telah memberikan akses khusus kepada kepala daerah untuk memantau perkembangan sensus secara langsung melalui dasbor digital hingga tingkat kecamatan.

“Kami juga memberikan hak akses khusus untuk para kepala daerah, jadi kepala daerah bisa memantau progres pencapaian SE di daerahnya, sehingga nanti Pak Gubernur bisa ikut memantau, disini juga kita bisa memantau petugas dimana, kami menggunakan pelacakan langsung,” katanya.

BPS berharap pemantauan tersebut dapat membantu pemerintah daerah mempercepat pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, khususnya di wilayah yang capaian progresnya masih rendah.

Penulis :
Ahmad Yusuf