HOME  ⁄  Ekonomi

Dubes China Dorong UMKM Indonesia Manfaatkan Pasar 1,4 Miliar Jiwa

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Dubes China Dorong UMKM Indonesia Manfaatkan Pasar 1,4 Miliar Jiwa
Foto: (Sumber :Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Muzani (tengah), didampingi Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Najamudin dan Duta Besar China untuk Indonesia Wang Lutong, seusai mengikuti agenda gelar griya Kedutaan Besar China di Jakarta, Rabu (15/7/2026). ANTARA/Nabil Ihsan..)

Pantau - Duta Besar China untuk Indonesia Wang Lutong mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia memperluas ekspansi ke China untuk memanfaatkan potensi pasar yang mencakup sekitar 1,4 miliar penduduk.

China Buka Peluang Lebih Besar bagi UMKM Indonesia

Wang mengatakan China mendukung UMKM Indonesia melakukan ekspansi internasional guna meningkatkan kapasitas usaha, daya saing, serta memperluas ragam produk di pasar regional dan global.

Ia mengungkapkan, “Kami mendukung UMKM Indonesia dalam melakukan ekspansi internasional yang tak hanya meningkatkan kapasitas pengembangan dan daya saing mereka, tetapi juga memperkaya ragam produk di pasar kawasan dan global.”

Menurut Wang, UMKM merupakan penggerak penting pembangunan ekonomi nasional karena mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kualitas hidup, dan memperkuat aktivitas ekonomi.

Ia menambahkan konsumen China, termasuk sekitar 400 juta masyarakat berpenghasilan menengah, semakin membutuhkan produk yang beragam dan berkualitas tinggi, sementara Indonesia telah dikenal sebagai penghasil komoditas unggulan sektor agrikultur, kelautan, kerajinan tangan, dan produk hijau.

Wang juga menyebut minat UMKM Indonesia untuk menjajaki pasar China terus meningkat.

Ia mengatakan, “Dengan keikutsertaan mereka, pebisnis Indonesia akan dapat menciptakan produk berkualitas tinggi dengan ciri khas produk yang sesuai dengan pasar China.”

Sistem Pembayaran QR Lintas Negara Diyakini Perkuat Perdagangan

Wang menyatakan kerja sama UMKM Indonesia dan China akan semakin kuat setelah sistem pembayaran lintas batas berbasis kode QR kedua negara saling terhubung.

Menurutnya, integrasi QRIS di China dan sistem QR asal China di Indonesia dapat menekan biaya transaksi lintas negara, meningkatkan efisiensi perputaran modal, serta menghadirkan sistem pembayaran yang lebih aman.

Ia mengungkapkan, “Hal tersebut akan menunjang kenyamanan pembayaran antara kedua negara, membuat momentum baru dalam pembangunan UMKM dan kerja sama ekonomi-perdagangan bilateral, dan mendorong konsumsi.”

Wang menegaskan kembali komitmen China untuk berbagi peluang pembangunan berkualitas tinggi dan keterbukaan ekonomi bagi masyarakat dunia, termasuk pelaku UMKM Indonesia.

Penulis :
Aditya Yohan