HOME  ⁄  Ekonomi

Pemprov DKI Nilai Daya Beli Masyarakat Masih Terjaga, Bazar UMKM Raup Omzet Rp332,8 Juta

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Pemprov DKI Nilai Daya Beli Masyarakat Masih Terjaga, Bazar UMKM Raup Omzet Rp332,8 Juta
Foto: (Sumber :Salah satu pelaku UMKM melayani calon pembeli di bazar di Balai Kota. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat omzet dari pelaksanaan bazar yang diikuti 69 UMKM binaan itu mencapai Rp 332,8 juta dalam empat hari pelaksanaan yakni pada 20-23 Juli 2026. ANTARA/HO-Dinas PPKUKM DKI Jakarta..)

Pantau - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan daya beli masyarakat masih terjaga setelah bazar yang diikuti 69 UMKM binaan di Balai Kota pada 20-23 Juli 2026 membukukan omzet sebesar Rp332,8 juta dalam empat hari pelaksanaan.

Omzet Bazar Jadi Indikator Daya Beli

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo mengatakan capaian tersebut menunjukkan minat masyarakat terhadap produk UMKM lokal tetap tinggi.

Ia mengungkapkan, "Capaian omzet lebih dari Rp332 juta dalam bazar ini menunjukkan bahwa daya beli masyarakat Jakarta masih terjaga."

Elisabeth menjelaskan warga datang untuk membeli berbagai produk UMKM lokal, yang menurutnya menjadi sinyal positif terhadap kualitas produk UMKM binaan Jakarta.

Ia mengungkapkan, "Sebagian besar omzet diperoleh melalui transaksi QRIS JakPreneur, mencerminkan semakin luasnya adopsi pembayaran non-tunai di kalangan UMKM binaan Jakarta."

DKI Perluas Akses Pemasaran UMKM

Elisabeth menilai capaian omzet selama empat hari penyelenggaraan bazar menjadi indikator bahwa promosi, kurasi produk, dan pendampingan yang dilakukan Dinas PPKUKM berhasil meningkatkan daya saing UMKM.

Dinas PPKUKM DKI Jakarta berkomitmen memperluas akses pemasaran melalui penyelenggaraan bazar tematik, fasilitasi keikutsertaan UMKM dalam pameran nasional dan internasional, serta penguatan pemasaran digital.

Ia mengungkapkan, "Kami ingin semakin banyak UMKM Jakarta yang naik kelas, berkembang dan menjadi bagian dari rantai pasok yang lebih luas."

Penulis :
Aditya Yohan