
Pantau - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendukung rencana Garuda Indonesia menjadi holding maskapai penerbangan BUMN karena dinilai dapat memperkuat konektivitas antardaerah serta mengembangkan ekosistem industri kedirgantaraan nasional.
AHY mengatakan kebutuhan transportasi udara di Indonesia masih sangat tinggi mengingat karakteristik negara kepulauan yang mengandalkan pesawat untuk menghubungkan berbagai wilayah.
AHY Nilai Konsolidasi Perkuat Industri Penerbangan
"Terkait dengan sektor transportasi udara, saya mendukung dirgantara dan maskapai domestik, khususnya flag carrier kita Garuda Indonesia, ini juga membuka ruang yang luas, karena memang kebutuhan penerbangan ini masih tinggi sekali, apalagi memang negara kita negara kepulauan, banyak yang harus ditembus menggunakan pesawat," ungkap AHY di Jakarta, Senin.
"Dengan demikian, ini akan bisa mudah-mudahan mengurangi biaya transportasi udara dan mengembangkan ekosistem kedirgantaraan industri kita, itu juga penting sekali," ujarnya.
AHY menilai penguatan industri penerbangan nasional diperlukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.
Garuda Disiapkan Jadi Holding Maskapai BUMN
Danantara bersama Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) mendorong konsolidasi maskapai BUMN melalui penggabungan Pelita Air dan Garuda Indonesia untuk memperkuat industri penerbangan nasional.
“Garuda Indonesia nanti akan menjadi holding maskapai kita. Pelita akan menjadi bagian dari Garuda Indonesia,” kata Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria.
Dony meyakini konsolidasi tersebut akan memperkuat kapasitas grup dalam menghadapi persaingan industri penerbangan dan meningkatkan kemampuan perusahaan menguasai pasar.
“Industri yang membutuhkan ketelitian, yang harus dikelola day by day, minute by minute, adalah industri penerbangan. Begitu pesawat terbang, kita sudah bisa mengukur untung atau ruginya satu penerbangan. Karena itu, penting melakukan analisis terhadap setiap rute dan konektivitas,” ujar Dony.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



