HOME  ⁄  Ekonomi

Gubernur Aceh Minta Dukungan Hashim Djojohadikusumo Kembangkan KEK Arun untuk Hilirisasi Migas

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Gubernur Aceh Minta Dukungan Hashim Djojohadikusumo Kembangkan KEK Arun untuk Hilirisasi Migas
Foto: (Sumber :Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem (Kanan) saat bertemu Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Perubahan Iklim, Hashim Djojohadikusumo terkait pengembangan investasi di Aceh, di Jakarta. (ANTARA/HO/Humas Pemprov Aceh).)

Pantau - Gubernur Aceh Muzakir Manaf meminta Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Perubahan Iklim Hashim Djojohadikusumo mendukung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe guna memperkuat investasi dan hilirisasi sektor minyak dan gas di Aceh.

Pengembangan Hilirisasi Jadi Prioritas

Juru Bicara Pemerintah Aceh Nurlis Effendi mengatakan permintaan tersebut disampaikan langsung oleh Muzakir Manaf dalam pertemuan dengan Hashim Djojohadikusumo di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan.

“Gubernur Mualem menekankan pentingnya pengembangan industri hilir atas sumber daya gas yang dihasilkan dari Blok Andaman, termasuk yang dikelola oleh Mubadala Energy,” ungkap Nurlis.

Ia menjelaskan pembahasan investasi dan hilirisasi juga berkaitan dengan pengembangan Blok Andaman.

Nurlis menambahkan Pemerintah Aceh menghormati setiap keputusan Pemerintah Pusat, namun menilai pengelolaan sumber daya alam harus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Aceh sebagai daerah penghasil.

“Prinsipnya sama-sama senang. Perusahaan dapat laba, pemerintah pusat ada pemasukan, pemerintah Aceh dapat untung, dan terjadi multiplier effect ekonomi yang mendorong kesejahteraan masyarakat Aceh," katanya.

Perkuat Sinergi dan Iklim Investasi

Pemerintah Aceh dan Hashim Djojohadikusumo sepakat menjadikan pertemuan tersebut sebagai langkah awal memperkuat sinergi dalam mengoptimalkan potensi energi Aceh melalui investasi berkelanjutan, hilirisasi industri, dan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah Aceh juga menyatakan komitmennya untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi para pelaku usaha.

“Aceh memberikan kepastian bagi para investor. Memberi kemudahan dalam proses investasi, termasuk penyederhanaan dan percepatan pelayanan perizinan,” ujar Nurlis.

Penulis :
Aditya Yohan