HOME  ⁄  Ekonomi

IHSG Bergerak Mendatar saat Investor Menanti Pidato Kenegaraan Prabowo dan RAPBN 2027

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

IHSG Bergerak Mendatar saat Investor Menanti Pidato Kenegaraan Prabowo dan RAPBN 2027
Foto: (Sumber :Pekerja mengamati layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/agr.)

Pantau - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak mendatar pada perdagangan Jumat (14/8/2026) saat pelaku pasar mencermati pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto serta penyampaian RAPBN 2027.

IHSG dibuka melemah 5,18 poin atau 0,08 persen ke posisi 6.296,59, sedangkan indeks LQ45 turun 0,54 poin atau 0,09 persen menjadi 626,62.

IHSG Diperkirakan Bergerak di Kisaran 6.230-6.370

Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim memperkirakan pergerakan IHSG cenderung terbatas sepanjang perdagangan Jumat.

"Diperkirakan IHSG akan bergerak sideways pada kisaran 6.230-6.370 pada perdagangan Jumat," ujar Ratna.

Pelaku pasar domestik mencermati pidato kenegaraan Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026.

Investor juga menunggu penyampaian pengantar dan keterangan pemerintah atas RUU APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya.

Dalam Nota Keuangan RAPBN 2027, pasar akan memperhatikan target pertumbuhan ekonomi, defisit anggaran, asumsi kurs rupiah, strategi pembiayaan, serta program pemerintah yang berpotensi mendorong konsumsi dan investasi.

Badan Anggaran DPR RI sebelumnya melaporkan Program Kerja Prioritas Nasional 2027 terdiri atas delapan klaster, termasuk kedaulatan pangan, kemandirian energi dan air, pendidikan, kesehatan, hilirisasi dan industrialisasi, infrastruktur, perumahan dan ketahanan bencana, ekonomi kerakyatan dan desa, serta penurunan kemiskinan.

Data Inflasi Amerika Serikat Turut Dicermati Pasar

Dari mancanegara, Consumer Price Index (CPI) Amerika Serikat periode Juli 2026 tercatat sebesar 3,4 persen secara year on year (yoy), sedangkan CPI inti turun menjadi 2,5 persen yoy.

Sementara itu, Producer Price Index (PPI) AS stagnan pada Juli 2026 setelah mengalami deflasi 0,1 persen secara month to month (mtm) pada Juni 2026.

Realisasi PPI tersebut lebih rendah dibandingkan ekspektasi pasar yang memperkirakan kenaikan sebesar 0,2 persen mtm.

Penulis :
Aditya Yohan