HOME  ⁄  Ekonomi

Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Kota dan Tangerang Kembali Normal Setelah Sempat Terganggu

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Kota dan Tangerang Kembali Normal Setelah Sempat Terganggu
Foto: (Sumber :Sejumlah calon penumpang menunggu kedatangan KRL Commuter Line di peron Stasiun Bogor, Jawa Barat, Jumat (3/7/2026).(ANTARA FOTO/ARIF FIRMANSYAH).)

Pantau - Perjalanan KRL Commuter Line lintas Bogor-Jakarta Kota dan Tangerang kembali normal setelah sempat mengalami keterlambatan akibat dua insiden temperan pada Kamis (20/8/2026) pagi.

KAI Commuter melakukan normalisasi dan mengurai keterlambatan perjalanan setelah operasional di kedua lintas tersebut terganggu.

“KAI Commuter juga terus melakukan normalisasi dan penguraian keterlambatan perjalanan Commuter Line di lintas,” kata Manager Public Relations KAI Commuter Leza Arlan dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis.

KRL Tertemper Orang dan Sepeda Motor

KRL Commuter Line Bogor Nomor 1183 relasi Bogor-Jakarta Kota sebelumnya tertemper orang hingga mengakibatkan kerusakan pada sistem pengereman.

Kereta tersebut kemudian dapat kembali dijalankan menuju Stasiun Manggarai setelah penanganan dilakukan.

Gangguan juga terjadi pada Commuter Line Tangerang Nomor 1914A relasi Duri-Tangerang setelah kereta tertemper sepeda motor di perlintasan tidak resmi antara Stasiun Rawabuaya dan Batu Ceper.

Kereta di lintas Tangerang tersebut juga telah dapat kembali dijalankan setelah penanganan insiden.

“Imbas kejadian tersebut sebanyak 10 perjalanan Commuter Line Bogor mengalami keterlambatan hingga 1 jam lebih dan perjalanan dibatalkan sedangkan untuk perjalanan Commuter Line Tangerang sebanyak 8 perjalanan mengalami keterlambatan hingga 48 menit,” jelas Leza.

KAI Commuter sempat menerapkan rekayasa pola operasi satu jalur antara Stasiun Pasar Minggu dan Manggarai untuk lintas Bogor serta antara Stasiun Rawa Buaya dan Batu Ceper untuk lintas Tangerang guna menekan keterlambatan.

KAI Commuter Ingatkan Keselamatan di Jalur Rel

KAI Commuter menyayangkan gangguan operasional akibat adanya orang di area jalur rel serta pengguna jalan yang tidak mendahulukan perjalanan kereta api.

Perusahaan mengingatkan masyarakat agar tidak berada di sekitar jalur rel tanpa kepentingan dan selalu mengutamakan perjalanan kereta ketika melewati perlintasan sebidang.

“KAI Commuter dengan tegas melarang orang yang tidak berkepentingan berada di sekitar jalur rel dan selalu mendahulukan kereta melintas saat akan melewati perlintasan sebidang,” kata Leza.

Setelah penanganan kedua insiden tersebut, KAI Commuter terus melakukan normalisasi untuk memulihkan perjalanan dan mengurai dampak keterlambatan di lintas Bogor-Jakarta Kota serta Tangerang.

Penulis :
Aditya Yohan