HOME  ⁄  Ekonomi

Prabowo Terus Pantau Dampak Erupsi Anak Krakatau, 1.558 Penerbangan Terdampak

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Prabowo Terus Pantau Dampak Erupsi Anak Krakatau, 1.558 Penerbangan Terdampak
Foto: (Sumber :Petugas darat melakukan penutupan mesin pesawat yang terparkir dengan menggunakan bahan khusus di apron Terminal 1 C Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (6/9/2026). Penutupan mesin pesawat dilakukan untuk mencegah masuknya sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau yang mengguyur Bandara Soekarno Hatta. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/YU.)

Pantau - Presiden Prabowo Subianto terus memantau dampak erupsi Gunung Anak Krakatau terhadap sektor transportasi setelah abu vulkanik mengganggu operasional penerbangan dan menyebabkan 1.558 penerbangan terdampak di delapan bandara.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan Presiden hampir setiap saat meminta informasi terbaru mengenai kondisi penerbangan agar pemerintah dapat mengambil langkah cepat untuk menjaga keselamatan dan kelancaran transportasi udara.

"Beliau concern, beliau hampir setiap saat meminta supaya di-update bagaimana kondisi penerbangan kita," kata Dudy di Jakarta, Minggu (6/9/2026).

Dudy menyebut Presiden juga menginstruksikan seluruh pihak mengantisipasi perkembangan situasi karena sebaran abu vulkanik dan kondisi cuaca dapat berubah secara dinamis.

"Instruksi Presiden sudah jelas bahwa kita harus mengantisipasi segala sesuatunya," ujar Dudy.

Delapan Bandara Terdampak Abu Vulkanik

Dudy memantau langsung perkembangan dampak erupsi Gunung Anak Krakatau terhadap penerbangan dari pusat pemantauan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Pemantauan dilakukan melalui sejumlah layar yang menampilkan perkembangan penyebaran abu vulkanik serta dampaknya terhadap aktivitas penerbangan.

Sebanyak 1.558 penerbangan terdampak setelah delapan bandara ditutup sementara demi menjaga keselamatan operasional penerbangan.

Delapan bandara tersebut meliputi Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Halim Perdanakusuma Jakarta, Radin Inten II Lampung, Husein Sastranegara Bandung, Budiarto Curug Tangerang, Pondok Cabe Tangerang Selatan, Taufik Kiemas Pesisir Barat Lampung, dan Atung Bungsu Pagar Alam, Sumatera Selatan.

Dampak penutupan mencakup penerbangan keberangkatan maupun kedatangan setelah pemerintah memperpanjang penutupan sementara delapan bandara hingga pukul 24.00 WIB.

Hasil pemantauan menunjukkan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau bergerak ke arah timur dengan kecepatan angin lima knot pada ketinggian 15 ribu kaki.

Kementerian Perhubungan bersama BMKG, AirNav Indonesia, pengelola bandara, dan pemangku kepentingan terkait terus mengevaluasi perkembangan sebaran abu vulkanik secara berkala.

Prabowo Minta Warga Waspada dan Patuhi Zona Bahaya

Presiden Prabowo mengimbau masyarakat di Jakarta, Banten, Lampung, dan kawasan sekitar Selat Sunda tetap tenang serta meningkatkan kewaspadaan menyusul aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

"Saudara-saudara kita yang berada di wilayah Jakarta, Banten, Lampung, dan kawasan sekitar Selat Sunda, untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta mengikuti seluruh arahan pemerintah dan petugas di lapangan, dan tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau dan patuhi sepenuhnya zona bahaya serta batas aman yang telah ditetapkan oleh pihak berwenang," ujar Presiden Prabowo.

Presiden menyatakan pemerintah terus memantau aktivitas Gunung Anak Krakatau dan menerima informasi terbaru dari jajaran terkait.

Prabowo juga meminta BNPB, BMKG, TNI, Polri, pemerintah daerah, Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, serta kementerian dan lembaga terkait memastikan kesiapsiagaan berjalan dengan baik.

Seluruh unsur pemerintah juga diminta memberikan perlindungan dan bantuan yang diperlukan masyarakat selama menghadapi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026