
Pantau - PT KAI Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mencatat 37.389 penumpang kereta api tiba di sejumlah stasiun wilayah Jakarta pada Senin (7/9/2026), meningkat sekitar 18,4 persen dibandingkan sehari sebelumnya yang mencapai 31.565 orang.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan sebanyak 13.614 penumpang tiba di Stasiun Gambir dan 12.709 orang di Stasiun Pasar Senen.
Sebanyak 4.542 penumpang tiba di Stasiun Jatinegara, 4.006 orang di Stasiun Bekasi, 1.168 orang di Stasiun Cikarang, 706 orang di Stasiun Cikampek, dan sisanya di Stasiun Karawang.
Pada saat bersamaan, jumlah penumpang kereta api jarak jauh yang berangkat dari wilayah Daop 1 Jakarta tercatat mencapai 23.731 orang.
KAI Masih Menyediakan 73.772 Kursi
Keberangkatan terbanyak tercatat dari Stasiun Gambir sebanyak 9.885 penumpang, disusul Stasiun Pasar Senen 7.995 orang, Stasiun Bekasi 2.901 orang, dan Stasiun Jatinegara 1.407 orang.
"Untuk masyarakat yang masih akan bepergian, KAI Daop 1 Jakarta juga masih menyediakan 73.772 tempat duduk untuk keberangkatan tanggal 7 sampai 9 September 2026,” kata Franoto.
KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 69 perjalanan kereta api jarak jauh reguler per hari selama periode 6-9 September 2026 untuk mendukung mobilitas masyarakat.
Sebanyak 35 perjalanan diberangkatkan dari Stasiun Gambir dan 34 perjalanan lainnya dari Stasiun Pasar Senen.
Khusus pada 7 September 2026, KAI mengoperasikan tiga kereta tambahan dari Stasiun Gambir, yakni KA Tambahan Gambir-Yogyakarta, KA Tambahan Gambir-Semarang Tawang, dan KA Tambahan Gambir-Malang.
Kapasitas Mencapai 157.160 Kursi
KAI menyediakan 17.105 kursi untuk keberangkatan pada 7 September, kemudian 27.562 kursi pada 8 September dan 29.105 kursi pada 9 September 2026.
Secara keseluruhan, kapasitas kereta api jarak jauh selama periode 6-9 September 2026 mencapai 157.160 tempat duduk dengan 75.475 tiket telah terjual.
“Kami mengimbau masyarakat yang telah merencanakan perjalanan agar segera melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi yang tersedia. Pelanggan juga dapat memilih alternatif jadwal perjalanan maupun relasi lain yang masih tersedia,” tutur Franoto.
- Penulis :
- Aditya Yohan




