HOME  ⁄  Ekonomi

Kementerian PU Hadirkan Lapangan Sepak Bola Berstandar Internasional di 25 Sekolah Rakyat

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Kementerian PU Hadirkan Lapangan Sepak Bola Berstandar Internasional di 25 Sekolah Rakyat
Foto: (Sumber :Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menghadirkan lapangan sepak bola berstandar internasional di 25 Sekolah Rakyat (SR) untuk terus memperkuat dukungan terhadap pengembangan sumber daya manusia (SDM). ANTARA/HO - Kementerian PU.)

Pantau - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menghadirkan lapangan sepak bola berstandar internasional di 25 Sekolah Rakyat (SR) sebagai bagian dari dukungan terhadap pengembangan sumber daya manusia melalui penyediaan infrastruktur pendidikan dan olahraga berkualitas. 

Fasilitas tersebut menjadi bagian dari pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di berbagai wilayah Indonesia yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan wujud kehadiran negara dalam memberikan akses pendidikan dan fasilitas yang layak kepada anak-anak dari keluarga prasejahtera.

"Secara keseluruhan, dari Sabang sampai Merauke, mereka yang selama ini tidak pernah merasakan sekolah bisa sekolah. Bahkan bukan cuma disekolahkan, tapi dimuliakan. Dikasih fasilitas yang megah, dikasih buku, seragam, sepatu, makan, sampai tempat tidur di asrama. Jadi Pak Presiden Prabowo Subianto memuliakan anak-anak dari kalangan prasejahtera," ungkap Dody dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

25 Lapangan Dilengkapi Jogging Track

Kementerian PU telah membangun 93 Sekolah Rakyat Tahap II di berbagai wilayah Indonesia dengan berbagai sarana dan prasarana pendukung, termasuk fasilitas olahraga.

Dari 93 Sekolah Rakyat tersebut, sebanyak 32 sekolah memiliki lapangan sepak bola, yang terdiri atas 25 sekolah dengan lapangan sepak bola dan jogging track serta tujuh sekolah dengan lapangan sepak bola tanpa jogging track.

Sebanyak 25 fasilitas olahraga yang dilengkapi jogging track dirancang dengan memperhatikan parameter teknis lapangan sepak bola internasional, mulai dari dimensi, sistem drainase, kualitas permukaan rumput hingga fasilitas pendukung olahraga.

Lapangan sepak bola memiliki bidang permainan berukuran 105 meter x 68 meter yang mengacu pada standar FIFA.

Kementerian PU juga membangun jogging track di sekeliling lapangan dengan lebar berstandar internasional dan menggunakan lapisan karet.

Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan siswa untuk berlari, latihan kebugaran hingga mengikuti berbagai kegiatan ekstrakurikuler.

Gunakan Rumput Zoysia Matrella dan Drainase Berlapis

Konstruksi lapangan menggunakan sistem drainase berlapis agar air dapat dialirkan dengan baik sehingga kondisi permukaan lapangan tetap terjaga.

Penggunaan sistem drainase yang tepat menjadi salah satu aspek penting dalam pembangunan lapangan sepak bola yang direkomendasikan FIFA.

Permukaan lapangan menggunakan rumput jenis Zoysia matrella yang dirancang untuk memberikan permukaan nyaman dan aman bagi aktivitas olahraga siswa.

Pemilihan rumput, lapisan dasar, sistem drainase dan pengelolaan permukaan menjadi bagian dari upaya Kementerian PU menghadirkan fasilitas olahraga dengan kualitas konstruksi yang baik dan dapat digunakan secara berkelanjutan.

Sekolah Rakyat yang memiliki lapangan sepak bola berstandar internasional dan jogging track antara lain Sekolah Rakyat Jawa Timur IV di Banyuwangi, SR Jawa Timur III di Kediri, serta Sekolah Rakyat di Kabupaten Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Pembangunan infrastruktur olahraga tersebut diharapkan membentuk kebiasaan hidup sehat sejak dini sekaligus membuka peluang munculnya bibit atlet dari berbagai daerah.

Sekolah Rakyat Tahap II dibangun secara permanen di atas lahan seluas 5–10 hektare yang disiapkan pemerintah daerah.

Setiap kawasan dirancang sebagai pusat pendidikan terpadu jenjang SD, SMP dan SMA dengan fasilitas berupa ruang kelas berbasis teknologi, laboratorium keterampilan, perpustakaan, pusat pembelajaran digital, asrama siswa dan guru, kantin sehat, klinik, ruang ekstrakurikuler, ruang terbuka hijau serta lapangan olahraga.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026