HOME  ⁄  Ekonomi

Kapolda Jatim Panen Jagung di Banyuwangi, Produksi 2025 Tembus 250 Ribu Ton

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Kapolda Jatim Panen Jagung di Banyuwangi, Produksi 2025 Tembus 250 Ribu Ton
Foto: Kapolda jatim Irjen Pol Nanang Avianto dan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat panen raya jagung kuartal III di Banyuwangi, Jawa Timur. Jumat 11/9/2026 (sumber: Pemkab Banyuwangi)

Pantau - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto mengikuti panen raya jagung kuartal III di lahan seluas 20 hektare di kawasan Green Farm, Pusat Pelatihan Pertanian Terpadu Desa Karangsari, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat.

Dalam kegiatan tersebut, Nanang didampingi Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dan Ketua DPD Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jawa Timur Arum Sabil.

Nanang mengapresiasi konsistensi Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam menjaga surplus pangan sekaligus memberikan dukungan terhadap pengembangan sektor pertanian.

"Hari ini saya yang kedua kalinya panen jagung di Banyuwangi, alhamdulillah Bupati Banyuwangi sangat mendukung sekali," katanya.

Green Farm Jadi Ruang Riset Tanaman Unggulan

Nanang mengatakan kawasan Green Farm memiliki potensi yang lebih luas karena tidak hanya berfungsi sebagai lahan pertanian, tetapi juga menjadi ruang riset dan pengembangan berbagai varietas tanaman unggulan.

Menurutnya, kondisi geografis Banyuwangi yang memiliki wilayah pesisir, lembah, hingga pegunungan memberikan karakteristik berbeda yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan tanaman sesuai kondisi masing-masing kawasan.

"Dimulai dari sini, kami bisa tahu Banyuwangi ini punya tempat yang spesifik, punya pesisir, punya lembah, punya gunung untuk jenis-jenis tanaman unggulan," ujarnya.

Kapolda Jatim berharap hasil riset dan sistem pengelolaan pertanian secara presisi yang diterapkan di Green Farm dapat terus dikembangkan serta diterapkan secara lebih luas di daerah lain di Indonesia.

"Tinggal kita bagaimana menunjukkan keunggulan-keunggulan yang lebih baik, karena dari yang baik ini pasti ada yang lebih baik, akhirnya muncul yang terbaik. Nah, di sinilah harus kita wujudkan," katanya.

Nanang menekankan berbagai keunggulan sektor pertanian perlu terus dikembangkan untuk menghasilkan praktik pengelolaan dan produksi pertanian yang semakin baik.

Ia juga menilai penguatan sektor pertanian menjadi bagian penting dalam memenuhi kebutuhan pangan nasional yang terus meningkat.

Upaya tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

Banyuwangi Catat Surplus Produksi Jagung

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan pemerintah daerah terus mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian sekaligus memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga.

Banyuwangi tercatat menghasilkan jagung sebanyak 250.596 ton pada 2025 atau meningkat sekitar 19 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, kebutuhan jagung di Banyuwangi tercatat sekitar 69.842 ton sehingga tingkat produksinya jauh melampaui kebutuhan daerah.

Surplus produksi jagung Banyuwangi pada 2024 tercatat mencapai 180.754 ton.

"Alhamdulillah Banyuwangi selalu surplus, terima kasih Bapak Kapolda, kepolisian, petani dan seluruh pemangku kepentingan. Semoga ikhtiar bersama ini membawa berkah untuk kita semua," tutur Ipuk.

Ipuk menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Jatim, jajaran kepolisian, petani, serta seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam menjaga produktivitas pertanian dan surplus pangan di Banyuwangi.

Penulis :
Arian Mesa
FLOII 2026