
Pantau - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan data tenaga kerja asing (TKA) dapat menjadi salah satu acuan pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia Indonesia agar kompetensinya sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Yassierli mengatakan data TKA dapat memberikan gambaran mengenai jenis pekerjaan dan keahlian yang banyak dibutuhkan dunia usaha dan industri.
“Kalau kita punya data yang cukup baik, kita akan bisa melihat TKA itu banyaknya pada pekerjaan apa. Oh, ternyata banyaknya pada process engineer dan macam-macam. Artinya pasar kerja sedang membutuhkan (tenaga kerja di bidang) ini,” ujar Yassierli dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (24/9).
Menurut dia, informasi mengenai pekerjaan yang banyak diisi tenaga kerja asing dapat membantu pemerintah mengidentifikasi keterampilan yang sedang dibutuhkan pasar kerja.
Data tersebut selanjutnya dapat menjadi masukan dalam mempersiapkan tenaga kerja Indonesia dengan kompetensi yang sesuai.
Pemerintah Petakan Jabatan Kritikal
Yassierli mengatakan data penggunaan TKA juga dapat membantu pemerintah mengidentifikasi jabatan atau keterampilan yang berpotensi menjadi kebutuhan penting pada masa mendatang.
Informasi tersebut dapat digunakan institusi pendidikan untuk menyesuaikan penyiapan kompetensi dengan kebutuhan dunia kerja.
“Bisa jadi ke depan kita merencanakan critical occupation list, istilahnya jabatan-jabatan kritikal ke depan. Dan institusi pendidikan pasti menunggu informasi ini,” ujarnya.
Menurut Yassierli, pemetaan kebutuhan tersebut dapat memperkuat keterkaitan antara penyiapan tenaga kerja melalui institusi pendidikan dan kebutuhan nyata dunia usaha serta industri.
Penggunaan TKA Didorong Beri Nilai Tambah
Yassierli menambahkan validasi penggunaan TKA tidak hanya berkaitan dengan proses administratif.
Menurut dia, sejumlah informasi perlu diperhatikan untuk memastikan keberadaan TKA turut mendukung peningkatan kapasitas tenaga kerja Indonesia.
“Informasi mengenai pekerjaan, kualifikasi, pendamping, serta pelaksanaan alih keahlian dan teknologi perlu diperhatikan agar penggunaan TKA turut memberikan nilai tambah bagi peningkatan kapasitas tenaga kerja Indonesia,” kata Yassierli.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam pengelolaan informasi mengenai penggunaan tenaga kerja asing.
Data penggunaan TKA di daerah dinilai dapat melengkapi gambaran kebutuhan tenaga kerja secara nasional sekaligus mendukung penyusunan kebijakan ketenagakerjaan berbasis data.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




