
Pantau - Pemerintah Indonesia menggandeng Republik Korea untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) dalam industri offshore plant service melalui Korea-Indonesia Offshore Plant Service Training Center (KIOS Center) yang ditargetkan melatih sekitar 240 tenaga profesional hingga 2029.
KIOS Center yang berlokasi di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP), Jakarta, menyediakan program pelatihan berbasis simulator untuk meningkatkan kompetensi tenaga profesional di sektor offshore plant service.
Program pelatihan tersebut antara lain difokuskan pada peningkatan kemampuan dalam pengoperasian dan pemeliharaan fasilitas lepas pantai.
Pelatihan juga mencakup peningkatan kompetensi tenaga profesional dalam kegiatan bongkar muat kargo.
KIOS Center Perkuat Kompetensi dan Teknologi
Deputi Bidang Koordinasi Energi dan Sumber Daya Mineral Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Elen Setiadi mengatakan pengembangan kapasitas SDM menjadi bagian penting dalam memperkuat industri offshore plant service nasional.
"Peresmian KIOS Center ini memiliki arti penting dalam mendukung penguatan kapasitas SDM, peningkatan kompetensi, pertukaran pengetahuan, serta pengembangan kemampuan teknologi di bidang offshore plant service industry," ujar Elen dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.
Peresmian KIOS Center merupakan salah satu implementasi kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Republik Korea dalam industri offshore plant service.
Kerja sama tersebut dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) on Cooperation in the Field of Offshore Plant Service Industry.
MoU antara Indonesia dan Korea tersebut ditandatangani pada 1 April 2026 di Seoul, Korea Selatan.
Kerja sama kemudian ditindaklanjuti melalui Implementing Arrangement (IA) Indonesia Eco-friendly Offshore Plant Service Industry Capacity Building Official Development Assistance (ODA).
Didorong Jadi Platform Kolaborasi Jangka Panjang
Menurut Elen, KIOS Center diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas pelatihan bagi tenaga profesional di industri lepas pantai.
KIOS Center juga diharapkan berkembang menjadi platform kolaborasi jangka panjang yang menghubungkan berbagai pemangku kepentingan dari Indonesia dan Korea.
Kolaborasi tersebut melibatkan pemerintah, kalangan akademisi, lembaga penelitian, serta pelaku industri dari kedua negara.
Melalui KIOS Center, peningkatan kompetensi SDM diharapkan dapat mendukung pengembangan industri offshore plant service sekaligus meningkatkan daya saing perusahaan domestik yang bergerak di sektor tersebut.
Kerja sama Indonesia dan Korea juga mencakup pengembangan kapasitas industri offshore plant service yang ramah lingkungan.
Pengembangan tersebut dilakukan sejalan dengan kebutuhan peningkatan kemampuan teknologi dan kompetensi tenaga kerja dalam industri offshore plant service.
- Penulis :
- Arian Mesa




