HOME  ⁄  Ekonomi

Pemerintah Melepas 125 Truk Pengangkut 500 Ribu Genteng Purwakarta untuk Program Gentengisasi

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Pemerintah Melepas 125 Truk Pengangkut 500 Ribu Genteng Purwakarta untuk Program Gentengisasi
Foto: Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait serta Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tito Karnavian saat melepas ratusan truk pengangkut genteng terkait program Gentengisasi di Purwakarta, Jawa Barat (sumber: ANTARA/Ali Khumaini)

Pantau - Sebanyak 125 truk yang mengangkut ratusan ribu genteng produksi perajin lokal dilepas dari area parkir Pasar Citeko, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Jumat sore untuk mendukung program Gentengisasi.

Pelepasan truk tersebut dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, serta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein dan Bupati Majalengka Eman Suherman turut menghadiri kegiatan tersebut.

Maruarar secara langsung memeriksa sejumlah truk yang telah terisi genteng di area parkir Pasar Citeko.

Maruarar bahkan menaiki beberapa truk untuk memastikan kendaraan yang akan dilepas benar-benar mengangkut genteng tanah liat produksi Plered.

Secara keseluruhan, sebanyak 125 truk digunakan untuk mengangkut genteng yang akan memenuhi kebutuhan material program perumahan berkaitan dengan Gentengisasi.

Perajin Lokal Memproduksi 500 Ribu Genteng

Menurut Maruarar, program Gentengisasi tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan material untuk program perumahan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah memberdayakan perajin lokal.

Para perajin lokal Purwakarta secara serentak memproduksi sebanyak 500 ribu genteng untuk memenuhi kebutuhan program tersebut.

Menurut Maruarar, produksi serentak sebanyak 500 ribu genteng tersebut menjadi yang pertama bagi para perajin lokal Purwakarta karena sebelumnya mereka belum pernah memperoleh pesanan dalam jumlah sebesar itu.

Program Gentengisasi diharapkan meningkatkan kapasitas produksi para perajin yang selanjutnya dapat mendorong perbaikan kualitas genteng sekaligus pemenuhan standar produk.

Tito Sebut Baru 57 Persen Rumah Gunakan Genteng Tanah Liat

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan Gentengisasi merupakan salah satu program Presiden Prabowo Subianto yang diluncurkan karena masih banyak rumah di Indonesia menggunakan material atap selain genteng tanah liat.

"Dari data yang ada, sekarang ini baru 57 persen rumah pake genteng tanah liat. Sisanya pakai asbes, pakai seng dan lain-lain," kata Tito.

Berdasarkan data yang disampaikan Tito, sekitar 57 persen rumah saat ini menggunakan genteng tanah liat, sedangkan lainnya masih menggunakan material seperti asbes, seng, baja ringan, dan material lainnya.

Presiden Prabowo disebut menginginkan semua rumah menggunakan genteng yang dinilai dapat membuat kondisi hunian lebih sejuk sekaligus menjaga estetika rumah.

Menurut Tito, sejumlah sentra penghasil genteng terbesar berada di Jawa Barat, termasuk Plered di Kabupaten Purwakarta dan Jatiwangi di Kabupaten Majalengka.

Keberadaan sentra produksi tersebut menjadi salah satu alasan program Gentengisasi diluncurkan di Jawa Barat.

"Semoga dengan program Gentengisasi ini, produksi genteng bisa semakin meningkat dan membangkit perajin lokal," kata Tito.

Penulis :
Arian Mesa
FLOII 2026