HOME  ⁄  Ekonomi

Anggota DPR Nilai Penguatan UMKM Jadi Capaian Positif Pemerintahan Prabowo-Gibran

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Anggota DPR Nilai Penguatan UMKM Jadi Capaian Positif Pemerintahan Prabowo-Gibran
Foto: Anggota Komisi VII DPR RI Siti Mukaromah di Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (4/10/2026), memaparkan capaian positif Pemerintahan Prabowo-Gibran dalam mendukung UMKM.

Pantau - Anggota Komisi VII DPR RI Siti Mukaromah menilai penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR), menjadi salah satu capaian positif selama dua tahun Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

"Untuk penguatan KUR (Kredit Usaha Rakyat) bagi UMKM hari ini lebih konkret," kata Siti di Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (4/10/2026).

Menurut dia, pemisahan Kementerian Koperasi dan UMKM menjadi Kementerian Koperasi serta Kementerian UMKM membuat fokus kebijakan terhadap kedua sektor tersebut semakin jelas.

Siti mengatakan penguatan UMKM salah satunya terlihat melalui dukungan KUR yang dapat diakses pelaku usaha mulai dari skala mikro, kecil, hingga menengah di berbagai daerah.

Pemerintah, menurut dia, menyiapkan anggaran sekitar Rp370 triliun melalui perbankan penyalur KUR pada tahun ini untuk mendukung pembiayaan pelaku UMKM.

"Kita berharap ini bisa diakses dari seluruh pelosok Indonesia," katanya pula.

Penyaluran KUR Dinilai Masih Perlu Dioptimalkan

Siti menilai pelaksanaan KUR masih perlu dioptimalkan dari sisi pelayanan, sosialisasi, pemanfaatan, dan pengawalan agar pembiayaan memberikan manfaat maksimal bagi pelaku UMKM.

Ia juga menilai penguatan koperasi melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dapat berjalan berdampingan dengan koperasi yang telah lebih dahulu berkembang di masyarakat.

Menurut Siti, koperasi yang sudah berdiri memiliki pengalaman dan sebagian telah mengembangkan berbagai unit usaha, termasuk supermarket, minimarket, serta koperasi simpan pinjam.

"Kita berharap kehadiran Koperasi Merah Putih juga bisa bersandingan, bisa bersama-sama dengan koperasi yang sudah lahir dari lama," katanya.

UMKM Didorong Masuk Rantai Pasok Industri

Siti turut mendorong penguatan kawasan industri agar memberikan manfaat lebih luas dengan melibatkan pelaku usaha kecil dalam rantai pasok.

Ia mencontohkan keberadaan industri kendaraan listrik BYD di Indonesia yang dinilai dapat membuka peluang bagi usaha kecil untuk memasok kebutuhan industri seperti mur dan baut.

Menurut dia, keterlibatan usaha kecil dalam rantai pasok penting agar pembangunan industri turut memberikan manfaat kepada masyarakat hingga tingkat bawah.

"Kita berharap ini menjadi konsep pembangunan yang memang menjadi sebuah capaian yang positif dan itu bisa dirasakan langsung oleh masyarakat sampai ke tingkat paling kecil," kata legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah yang meliputi Kabupaten Banyumas dan Cilacap itu pula.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026