
Pantau - Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo menawarkan posisi Indonesia sebagai negara nonblok sebagai salah satu keunggulan bagi investor yang ingin menanamkan modal di Tanah Air.
Hashim menilai posisi nonblok membuat Indonesia tidak memiliki musuh sehingga memberikan keuntungan tersendiri bagi para investor di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dunia.
Dalam acara Indonesia International Sustainability Forum di Jakarta, Selasa, Hashim mengatakan Indonesia memiliki posisi strategis dari sisi geografis, demografis, hingga geopolitik.
“Untuk investor yang ingin investasi di Indonesia, saya rasa akan sangat beruntung sebab berinvestasi di negara tanpa musuh,” kata Hashim.
Indonesia Dinilai Strategis bagi Investor Global
Hashim mengatakan kombinasi kondisi geografis, demografis, dan geopolitik membuat Indonesia menarik perhatian investor dari berbagai negara.
Menurut dia, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) kerap menerima banyak ketertarikan dari investor berbagai belahan dunia yang ingin menanamkan modal di Indonesia.
Hashim menjelaskan Indonesia menjalankan politik luar negeri dengan prinsip mencari sebanyak mungkin teman dan menghindari permusuhan dengan negara lain.
“Indonesia selalu mencari teman. Presiden kami selalu mengatakan seribu teman terlalu sedikit, satu musuh terlalu banyak. Prinsip inilah yang menjadi landasan utama politik luar negeri kita,” ungkap Hashim.
Ia menilai kebijakan luar negeri tersebut menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang damai dan mampu menarik negara-negara dari berbagai penjuru dunia untuk menjalin persahabatan.
Posisi tersebut juga dinilai memberikan dampak positif terhadap ketertarikan investor asing untuk masuk dan menanamkan modal di Indonesia.
“Serta senantiasa menarik minat investor dan sahabat dari seluruh penjuru dunia,” kata Hashim mengenai posisi Indonesia.
Prabowo Pertahankan Politik Luar Negeri Bebas Aktif
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menegaskan Indonesia akan tetap mempertahankan politik luar negeri bebas aktif dan menjaga posisi nonblok di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dunia.
Menurut Prabowo, prinsip politik luar negeri bebas aktif tetap menjadi landasan diplomasi Indonesia hingga saat ini.
Sejak awal pemerintahannya, Prabowo menegaskan pemerintah mengedepankan kebijakan untuk menjadikan Indonesia sebagai tetangga yang baik atau good neighbor bagi seluruh negara.
Kebijakan tersebut sejalan dengan upaya Indonesia menjalin hubungan baik dengan berbagai negara tanpa berpihak kepada blok tertentu.
Prabowo juga mengakui adanya sejumlah persoalan perbatasan yang dihadapi negara-negara di kawasan Asia Tenggara sebagai warisan dari era kolonial.
Meski terdapat persoalan perbatasan, Prabowo menekankan seluruh permasalahan antarnegara harus diselesaikan melalui dialog dan cara-cara damai sesuai prinsip politik luar negeri Indonesia.
- Penulis :
- Arian Mesa




