HOME  ⁄  Ekonomi

Panel Surya Embung Doho Tingkatkan Efisiensi Pompa Air Pertanian dan Tekan Emisi Karbon

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Panel Surya Embung Doho Tingkatkan Efisiensi Pompa Air Pertanian dan Tekan Emisi Karbon
Foto: Peresmian fasilitas panel surya di kawasan Embung Doho, Desa Doho, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah oleh Triyono Prijosoesilo Senior Director of Public Affairs, Communications, and Sustainability PT Coca-Cola Indonesia, Rabu 7/10/2026 (sumber: ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo)

Pantau - Pemanfaatan instalasi energi terbarukan berbasis panel surya di kawasan Embung Doho, Desa Doho, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, berhasil meningkatkan efisiensi sistem pemompaan air pertanian sekaligus menekan emisi karbon lingkungan.

Ketua Coca-Cola Foundation Indonesia Triyono Prijosoesilo mengatakan penerapan teknologi tenaga surya tersebut menjadi langkah nyata untuk mengintegrasikan energi bersih dengan pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan.

Sebagai bagian dari pengembangan fasilitas Embung Doho, Coca-Cola Foundation Indonesia mendukung pemasangan panel surya pada dua titik strategis di kawasan embung.

"Sebagai bagian dari pengembangan fasilitas, kami mendukung instalasi panel surya di dua titik strategis kawasan embung untuk mengoptimalkan efisiensi energi terbarukan," ungkap Triyono.

Triyono juga menjabat sebagai Senior Director of Public Affairs, Communications, and Sustainability PT Coca-Cola Indonesia.

Empat Panel Surya Hasilkan Daya 2.340 Watt Peak

Sistem energi bersih di kawasan Embung Doho menggunakan empat unit panel surya modern yang masing-masing memiliki kapasitas sebesar 585 Watt peak.

Empat panel tersebut mampu menghasilkan total kapasitas puncak sebesar 2.340 Watt peak dan dapat berproduksi secara optimal pada pukul 10.00 hingga 14.00 WIB.

Penggunaan empat panel surya tipe baru dinilai jauh lebih efisien dibandingkan sistem sebelumnya yang menggunakan delapan panel lama.

Meski jumlah panel baru hanya separuh dari jumlah panel lama, empat panel tersebut mampu menghasilkan daya listrik yang setara.

Panel surya pada titik pertama secara khusus digunakan untuk menyuplai daya bagi pompa air yang mengalirkan air dari Embung Doho menuju kebun dan persawahan milik warga.

Pemanfaatan energi surya untuk menjalankan pompa tersebut membuat proses distribusi air pertanian dapat dilakukan dengan biaya yang lebih hemat.

Sementara itu, panel surya pada titik kedua dimanfaatkan untuk menyuplai kebutuhan energi operasional kawasan Taman Kuliner Doho.

Energi Surya Dipadukan dengan Pemanenan dan Daur Ulang Air

Sistem energi surya di Embung Doho tidak berdiri sendiri karena dipadukan dengan konsep pemanenan air hujan atau rainwater harvesting.

Sistem tersebut juga menerapkan daur ulang air atau water reuse yang dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan non-konsumsi.

Pengembangan sistem itu merupakan hasil kolaborasi antara Coca-Cola Foundation Indonesia, Pemerintah Kabupaten Wonogiri, dan Yayasan Obor Tani.

Kolaborasi tersebut menggabungkan pemanfaatan energi terbarukan dengan pengelolaan air untuk menciptakan sistem yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Triyono berharap penerapan teknologi di Embung Doho tidak hanya memberikan manfaat berupa efisiensi, tetapi juga dapat menjadi contoh dalam pengelolaan sumber daya air dan energi.

"Harapan kita, apa yang kita lakukan ini tidak hanya memberikan manfaat yang efisien, tetapi juga menjadi inspirasi bahwa menjaga serta mengelola sumber daya air dan energi harus dilakukan secara bijak," kata Triyono.

Penulis :
Shila Glorya
FLOII 2026