
Pantau - PT Jasa Raharja (Persero) bersama Jasaraharja Putera telah menyalurkan santunan senilai Rp5,13 miliar kepada 77 ahli waris korban tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa, dengan penerima terbanyak berasal dari Jawa Timur.
Penyaluran santunan tersebut dilakukan kepada keluarga korban yang telah teridentifikasi hingga Senin (12/10/2026), sementara proses identifikasi jenazah dan pencarian puluhan korban lainnya masih berlangsung.
Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja (Persero) Kalimantan Selatan, Ahmad Arkan Nugraha, menyampaikan bahwa total santunan berasal dari dua perusahaan yang menangani hak keluarga korban kecelakaan kapal tersebut.
"Total santunan diserahkan Rp5.134.000.000 (Rp5,13 miliar) dengan rincian Jasa Raharja Rp3.666.000.000 (Rp3,67 miliar) dan Jasaraharja Putera Rp1.468.000.000 (Rp1,47 miliar)," kata Arkan di Banjarmasin, Senin (12/10/2026).
Ahli Waris Korban Kapal Virgo Terbanyak Berasal dari Jawa Timur
Berdasarkan data Jasa Raharja, sebanyak 77 ahli waris telah menerima santunan setelah korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 berhasil diidentifikasi oleh petugas.
Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah penerima santunan terbanyak, yakni 38 orang, disusul Jawa Tengah sebanyak 19 orang dan Jawa Barat enam orang.
Sementara itu, penerima santunan dari Kalimantan Selatan tercatat sebanyak tujuh orang, Lampung dua orang, dan Sumatera Selatan dua orang.
Adapun penerima santunan dari Nusa Tenggara Barat, Sumatera Utara, dan Banten masing-masing berjumlah satu orang.
Penyaluran santunan tersebut merupakan bagian dari penanganan hak keluarga korban setelah terjadinya kecelakaan kapal di Laut Jawa pada 13 September 2026.
Jasa Raharja bersama Jasaraharja Putera terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan proses penanganan dan penyaluran santunan kepada keluarga korban berjalan sesuai perkembangan identifikasi.
Lima Jenazah Belum Teridentifikasi, 53 Korban Masih Dicari
Ahmad Arkan Nugraha memastikan pihaknya terus mengikuti perkembangan proses identifikasi korban yang dilakukan oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan.
Hingga 12 Oktober 2026, masih terdapat lima jenazah korban Kapal Virgo Transport 8 yang belum berhasil diidentifikasi.
Selain proses identifikasi, Jasa Raharja juga memantau operasi pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan terhadap 53 korban yang hingga kini belum ditemukan.
Arkan menegaskan pendampingan terhadap keluarga korban akan terus dilakukan hingga seluruh tahapan penanganan kecelakaan kapal selesai.
"Jasa Raharja bersama Jasaraharja Putera akan terus mendampingi keluarga korban dan berkoordinasi dengan seluruh pihak sampai seluruh proses penanganan korban selesai," tegas Arkan.
Basarnas Temukan 190 Korban Kecelakaan Kapal Virgo
Berdasarkan data Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), sebanyak 190 orang telah ditemukan setelah Kapal Virgo Transport 8 tenggelam di Laut Jawa pada 13 September 2026.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 108 orang dinyatakan selamat, sedangkan 82 orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Kapal Virgo Transport 8 diketahui mengangkut total 243 orang yang terdiri atas penumpang dan anak buah kapal (ABK) ketika mengalami kecelakaan.
Dengan jumlah korban yang telah ditemukan mencapai 190 orang, masih terdapat 53 orang yang belum ditemukan berdasarkan data penanganan kecelakaan tersebut.
Proses identifikasi terhadap lima jenazah yang tersisa juga masih menjadi bagian dari penanganan korban oleh Tim DVI Polda Kalimantan Selatan.
Jasa Raharja dan Jasaraharja Putera menyatakan akan terus berkoordinasi dengan aparat kepolisian, tim SAR, serta pihak terkait untuk mendampingi keluarga korban dan menuntaskan proses penyaluran santunan.
- Penulis :
- Aditya Yohan




