HOME  ⁄  Ekonomi

Banjir Rusak Tiga SPAM di Padang, Kementerian PU Prioritaskan Pemulihan Air Minum untuk 10.000 Sambungan Rumah

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Banjir Rusak Tiga SPAM di Padang, Kementerian PU Prioritaskan Pemulihan Air Minum untuk 10.000 Sambungan Rumah
Foto: (Sumber :Ilustrasi - Kementerian PU melakukan pemulihan infrastruktur pascabencana banjir di Kota Padang, Sumatera Barat. ANTARA/HO-Kemen PU.)

Pantau - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memprioritaskan pemulihan layanan air minum setelah banjir yang melanda Kota Padang, Sumatera Barat, pada 9–10 Oktober 2026 merusak sejumlah infrastruktur Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), termasuk SPAM Guo Kuranji yang melayani sekitar 10.000 sambungan rumah.

Penanganan dilakukan melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sumatera Barat untuk mempercepat pemulihan akses masyarakat terhadap kebutuhan dasar.

Tiga infrastruktur yang terdampak banjir meliputi SPAM Guo Kuranji, SPAM Palukahan, dan SPAM Gunung Pangilun.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa penanganan pascabencana tidak hanya berfokus pada perbaikan bangunan dan jaringan infrastruktur, tetapi juga memastikan masyarakat kembali memperoleh layanan air minum.

"Pemulihan pascabencana tidak hanya menyangkut perbaikan infrastruktur yang rusak, tetapi juga memastikan masyarakat kembali mendapatkan akses terhadap kebutuhan dasar," ujar Dody dalam keterangannya yang dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (15/10/2026).

Banjir Padang Rusak Infrastruktur SPAM Guo Kuranji, Palukahan, dan Gunung Pangilun

Banjir yang melanda Kota Padang pada Jumat (9/10/2026) dan Sabtu (10/10/2026) menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas penyediaan air minum.

Berdasarkan data Kementerian PU, kerusakan cukup serius terjadi pada SPAM Guo Kuranji akibat derasnya aliran banjir.

Bencana tersebut menyebabkan bangunan pengambilan air baku atau intake mengalami kerusakan hingga jebol.

Selain itu, sejumlah jaringan pipa transmisi pada sistem tersebut terputus sehingga berpotensi mengganggu penyaluran air minum kepada pelanggan.

Kerusakan juga terjadi pada SPAM Palukahan setelah bangunan pengambilan air bakunya tertutup material yang terbawa banjir.

Sementara itu, banjir menghambat pekerjaan pembangunan prasedimentasi pada SPAM Gunung Pangilun karena area konstruksi terendam air.

Kondisi tersebut membuat Kementerian PU perlu melakukan penanganan pada sejumlah titik infrastruktur yang terdampak.

SPAM Guo Kuranji Jadi Prioritas karena Layani 10.000 Sambungan Rumah

Kementerian PU menetapkan SPAM Guo Kuranji sebagai salah satu prioritas utama dalam pemulihan layanan air minum di Kota Padang.

Penetapan tersebut mempertimbangkan kapasitas produksi dan jumlah pelanggan yang bergantung pada sistem penyediaan air minum tersebut.

SPAM Guo Kuranji memiliki kapasitas produksi mencapai 80 liter per detik.

Infrastruktur tersebut melayani sekitar 10.000 sambungan rumah di wilayah pelayanannya.

Kerusakan pada bangunan pengambilan air baku dan jaringan pipa transmisi berpotensi mengganggu kesinambungan pasokan air minum bagi masyarakat.

Karena itu, pemulihan SPAM Guo Kuranji menjadi perhatian penting dalam penanganan infrastruktur pascabanjir.

Kementerian PU berupaya mempercepat penanganan agar gangguan pelayanan air minum tidak berlangsung lebih lama.

SPAM Guo Kuranji Pernah Rusak akibat Bencana November 2025

Penanganan SPAM Guo Kuranji menghadapi tantangan karena infrastruktur tersebut sebelumnya juga mengalami kerusakan akibat bencana pada November 2025.

Sejumlah bagian fasilitas masih berada dalam proses konstruksi perbaikan ketika banjir kembali melanda Kota Padang pada Oktober 2026.

Kondisi tersebut membuat pekerjaan pemulihan harus mempertimbangkan kerusakan terbaru serta perkembangan konstruksi yang telah berjalan.

Kementerian PU menyatakan penanganan akan disesuaikan dengan kondisi lapangan agar pemulihan layanan dapat dilakukan secara efektif.

Perbaikan infrastruktur tersebut juga harus memperhatikan kebutuhan masyarakat yang bergantung pada pasokan air dari SPAM Guo Kuranji.

Kementerian PU Dahulukan Perbaikan Sementara Sebelum Konstruksi Permanen

Melalui BPBPK Sumatera Barat, Kementerian PU akan memprioritaskan langkah penanganan sementara pada infrastruktur SPAM yang terdampak banjir.

Langkah tersebut bertujuan mempercepat pemulihan pelayanan air minum sebelum pekerjaan konstruksi permanen dilanjutkan.

Penanganan sementara menjadi bagian dari strategi untuk mengurangi dampak gangguan layanan terhadap masyarakat.

Setelah kondisi memungkinkan, pekerjaan perbaikan permanen akan dilanjutkan berdasarkan hasil penilaian kondisi infrastruktur di lapangan.

Kementerian PU menilai pendekatan tersebut diperlukan agar kebutuhan dasar masyarakat dapat kembali terpenuhi tanpa harus menunggu seluruh pekerjaan konstruksi selesai.

Selain SPAM Guo Kuranji, penanganan juga mencakup fasilitas SPAM Palukahan dan SPAM Gunung Pangilun yang terdampak banjir.

Pemulihan Air Minum Jadi Bagian Penting Penanganan Pascabencana

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa pemulihan infrastruktur pascabencana harus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan penanganan tidak hanya diukur dari perbaikan fisik bangunan, tetapi juga dari pulihnya akses terhadap layanan dasar.

Dalam kasus banjir Padang, ketersediaan air minum menjadi kebutuhan yang harus segera dipulihkan.

Kementerian PU melalui BPBPK Sumatera Barat akan melanjutkan koordinasi penanganan sesuai kondisi infrastruktur yang terdampak.

Upaya tersebut diharapkan dapat meminimalkan gangguan pelayanan sekaligus mendukung percepatan pemulihan pascabanjir di Kota Padang.

Hingga Kamis (15/10/2026), Kementerian PU belum menyampaikan jadwal pasti penyelesaian seluruh pekerjaan pemulihan SPAM yang terdampak.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026